Home  / 
DPD RI Asal Sumut Apresiasi Pemerintah Turunkan Tarif PPh Final 0,5 %
Jumat, 10 Agustus 2018 | 17:57:44
SIB/Dok
Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba SH, MM didampingi Kabid P2Humas Kanwil Ditjen Pajak Sumut-I Dwi Akhmad Suryadidjaya memberi keterangan kepada wartawan di kantor DPD RI Jalan Gajahmada Medan, Kamis (9/8).
Medan (SIB) -DPD (Dewan Pimpinan Daerah) RI asal Sumatera Utara memberi appresiasi atas  kebijakan pemerintah menurunkan tarif  PPh final dari 1 % menjadi 0,5 %  melalui  Peraturan Pemerintah  RI No 23 tahun 2018  dan diharapkan dapat mendorong semangat para pelaku UMKM untuk  lebih meningkat usahanya ke depan.

"Kami DPD RI Sumut siap memberi dukungan kepada  Kanwil Ditjen Pajak Sumut I dan II dalam hal menggelar sosialisasi kepada para UMKM di wilayah kerja kedua Kanwil di Sumut ini," tegas anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba SH,MM kepada wartawan di kantornya Jalan Gajahmada Medan, Kamis (9/8).

Ia mengatakan itu didampingi Kepala Bidang P2 Humas Kanwil Ditjen Pajak Sumut I Dwi Akhmad Suryadidjaya dan Kepala Seksi Kerja Sama dan Humas Rehbina Sukmasari.

Disebutnya, penurunan tarif PPh final  menggantikan PP46 tahun 2016 tersebut tentunya sangat membantu  para pelaku UMKM. "Kita tahu  usaha mereka yang tahan terhadap krisis ekonomi. Kemudian,kebijakan  pemerintah  tersebut juga  memberi  kontribusi bagi negara, lebih memberikan keadilan, mendorong peran serta masyarakat dalam kegiatan ekonomi formal, kemudahan  melaksanakan kewajiban perpajakan dan pengetahuan tentang manfaat  pajak bagi masyarakat meningkat", kata Parlin.

Dengan melibatkan para UMKM maka menurut Parlin ada kepastian hukum dan mereka merasa dihargai sehingga diharapkan mereka juga bangga untuk memenuhi kewajiban dengan membayar pajak ke negara.

Sementara itu Kabid Dwi Akhmad Suryadidjaya mengatakan, di wilayah kerja Kanwil DJP Sumut I dan II di Provinsi Sumut itu, jumlah pelaku UMKM sekitar 2 juta dan dengan tarif baru 0,5 % ditargetkan peningkatan pelaku UMKM  antara 20 sampai 25 % membayar pajak ke Negara.

"Penurunan tarif membuat para pelaku UMKM  dapat  memutar modalnya     untuk lebih mengembangkan usahanya ke depan", kata Dwi Akhmad.

Dwi menambahkan, jika 1 UMKM yang beromzet Rp 20 juta saja membayar pajak ke  negara Rp 100.000 per bulan, maka pajak yang diraih  negara bisa mencapai seratusan miliar.  

"Dalam hal ini Kanwil DJP Sumut I tidak bisa bekerja sendiri ,tentunya harus  bekerjasama dengan berbagai pihak sehingga penggalian potensi pajak lebih meningkat lagi ke depan. Pembayar PPh final  setiap tahunnya paling sedikit berkisar 40 % dengan tarif  dari 1 % turun menjadi 0,5 %, penerimaan pajak lebih baik lagi", ucapnya.

Dia menambahkan, rencana penerimaan pajak tahun 2018 di wilayah Sumut I ditetapkan sebesar Rp 20 triliun.

Diketahui, baru-baru ini Dirjen Pajak Robert Pakpahan tampil sebagai  keynote speaker dalam acara sosialisasi aturan baru PP RI No 23 tahun 2018 tentang PPh (Pajak Penghasilan) atas penghasilan dari usaha yang diterima  atau diperoleh WP (Wajib Pajak) yang memiliki peredaran bruto tertentu atau   lebih  yang disebut PPh final UMKM. Sosialisasi itu dihadiri 1.500 pelaku UMKM di Hermes Palace  Jalan Mongonsidi Medan,  2 Agustus 2018.(A2/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sektor Swasta Diajak Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Infrastruktur di Danau Toba Terbaik dan Paling Cepat
Peredaran Hoax Makin Memprihatinkan
Bagikan Buku, Kapoldasu: Generasi Penerus Bangsa Harus Cerdas
4 Tersangka Kasus Khashoggi Diduga Orang Dekat Putra Mahkota Saudi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU