Home  / 
Dipecat, 7 Kepling Mengadu ke DPRD Medan
Jumat, 10 Agustus 2018 | 17:54:19
Medan (SIB) -Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin diminta mengevaluasi jabatan Camat Medan Belawan Asmat dan Lurah Belawan II Sutrisno terkait pemecatan sejumlah Kepling. Akibat dipecatnya 7 Kepling secara sepihak, kerukunan di masyarakat menjadi terganggu.

"Sesama Kepling saling bermusuhan. Itu akibat ulah lurah yang semena-mena melakukan pemecatan sepihak. Persoalan ini harus segera disikapi wali kota sehingga persoalan jangan meruncing," ujar anggota Komisi B DPRD Medan HT Bahrumsyah kepada wartawan usai bertemu sejumlah Kepling yang mengadu ke gedung dewan, Rabu (8/8).

Ketua F-PAN DPRD Medan itu minta Camat Medan Belawan bertanggungjawab atas pemecatan ini. Sedangkan surat pemecatan yang sempat diterbitkan lurah supaya ditinjau kembali.  

"Kita harapkan ada etika. Jika Kepling bersalah dan hendak diganti harus melalui aturan. Tentu ada sebuah penghormatan. Aneh kalau ada Kepling baru tapi Kepling lama tidak tahu. Kita minta aparat pemerintah harus menjaga kondusivitas di tengah masyarakat," ujarnya.

Menurut Bahrumsyah, jabatan Kepling bukan soal tidak bisa diganti, tapi harus melalui aturan yang berlaku dan etika. Honor Kepling yang tidak diterima selama beberapa bulan, juga dipertanyakan.

Adapun para Kepling yang mengaku dipecat yakni Barzai (Kepling 25), Fitriyani (Kepling 40), Hafid (Kepling 17), H Azhar (Kepling 16), Abdul Hamid (Kepling 14), Dedi Putra (Kepling 10) dan Anton Hutapea (Kepling 33). (A13/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pengerjaan Paving Blok di Desa Birubiru Disorot Anggota DPRD Deliserdang
IDI Medan : Waspadai Penyakit Akibat Banjir
Mayat Terapung di Perairan Batubara Diduga Terkait Kasus Pembunuhan di Tanjungmorawa
Jalan Menuju Objek Wisata Pantai Bogakbesar Mirip Kubangan Gajah
Jalan Rusak di Marelan Dikeluhkan Warga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU