Home  / 
Mengantisipasi Begal, Narkoba dan Miras, Warga Minta Pos Polisi Dibangun di Simalingkar B
Senin, 23 Juli 2018 | 13:47:03
SIB/Dok
RESES: Ketua Komisi A DPRD Medan Andi Lumban Gaol didampingi Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, Hendrik H Sitompul dan Maruli Tua Tarigan, melaksanakan reses keduanya, Senin (16/7), di halaman Gereja Katolik Kuasi Paroki Santo Fransiskus Xaverius kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan.
Medan (SIB)- Di usia Kota Medan sudah 428 tahun, ternyata masih banyak kondisi infrastruktur yang memprihatinkan, bahkan banyak kawasan yang drainase dan jalannya belum pernah diperbaiki. Jika dilihat dari kondisi infrastrukturnya, Medan sangat jauh tertinggal dengan kota-kota lain di Indonesia.

"Medan masih memiliki banyak permasalahan pembangunan, untuk itulah dewannya perlu reses setiap 3 kali dalam satu tahun guna mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi masyarakat untuk dapat direalisasikan Pemko dengan menggunakan APBD," kata Ketua Komisi A DPRD Medan Andi Lumban Gaol SH ketika melaksanakan reses keduanya, Senin (16/7) di halaman Gereja Katolik Kuasi Paroki Santo Fransiskus Xaverius, Kelurahan Simalingkar B Kecamatan Medan Tuntungan.

Pada reses itu, Andi meminta kepada warga yang hadir agar menyampaikan keluhan tentang permasalahan yang ada. Politisi PKPI ini berharap resesnya tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat yang hadir untuk memberitahukan permasalahan di lingkungannya masing-masing.

Salah seorang warga bernama Neise Waruwu SH, warga Jalan Bunga Rampe Kecamatan Medan Tuntungan memohon kepada Andi Lumban Gaol selaku Ketua Komisi A untuk bisa menyarankan kepada Kapolrestabes dan Pemko Medan agar pos polisi dibangun di daerah tersebut, karena banyak begal, peredaran Narkoba dan Miras.

Andi yang mantan pengacara ini menjelaskan, untuk penanganan Narkoba perlu dilakukan pendekatan dengan memberikan kesadaran akan bahaya Narkoba terhadap anak-anak muda sehingga mengerti betapa bahayanya Narkoba. Banyaknya peristiwa pencurian, pemerkosaan dan begal dan lainnya adalah akibat pengaruh Narkoba. "Bila masyarakat sekitar sudah ada yang kecandu Narkoba, maka otomatis di lingkungan tersebut bisa saja keamanannya sudah tidak terjamin," kata Andi.

Untuk permintaan warga Simalingkar yang menginginkan adanya pos polisi di daerah tersebut akan menjadi masukan bagi dirinya dan akan dibahas di DPRD Kota Medan. "Kita senang jika di Simalingkar B ini ada dibangun pos polisi, ini akan menjadi masukan bagi kami," terangnya.

Turut hadir mendampingi reses Andi Lumban Gaol, yakni Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung, anggota DPRD Medan Hendrik H Sitompul dan Maruli Tua Tarigan. Hadir juga  Pastor Sebastian Eka Bhakti Sutapa, Pastor Ronal Sitanggang, Susteran SFMA, warga Jalan Pintu Air dan Jalan Bunga Rente Kecamatan Medan Tuntungan dan tokoh agama dan tokoh masyarakat. (A10/q)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Warga Kelurahan Lestari Desak Pemkab Asahan Normalisasi Parit PT BSP
17 TKI Diduga Ilegal Diamankan di Perairan Kuala Bagan Asahan
BPJS Kesehatan Cabang Sibolga Luncurkan Sistem Rujukan Online
Pelamaran CPNS Dipastikan Sesuai Aturan dan Tidak Ada Diskriminasi
Pahala Sitorus Minta Pemerintah Angkat Honorer K2 menjadi ASN P3K Tanpa Seleksi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU