Home  / 
Baru 40 % Data Masuk Dari Daerah-daerah
Dalam 6 Bulan Produksi Bawang Merah di Sumut Baru 7.843 Ton
Sabtu, 21 Juli 2018 | 15:45:40
Medan(SIB)- Sejak Januari hingga Juni 2018  hasil produksi  bawang merah  di Sumatera Utara   mencapai  7.843 ton  ton  dan jumlah ini akan bertambah lagi karena baru 40 %  data  tentang komoditi dari daerah belum menyampaikan laporan ke dinas.

"Kalau data sudah masuk secara keseluruhan jumlah produksi bakal bertambah," Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura (DTP dan H) melalui  Kasubbag Program Dinas Pertanian Sumut Fahri Perangin-angin kepada SIB, Jumat ( 20/7).

Disebutnya, lambatnya  masuk laporan data dari daerah-daerah itu sudah sering terjadi, namun prinsip kami hanya berupa imbauan kepada daerah.Tetapi  kondisinya tidak berubah tetap lambat data yang diterima.

Mengenai produksi  bawang merah tersebut di atas,sebut Fahry merupakan hasil panen  seluas  1.004  hektar  dengan produktivitasnya rata-rata  78,11 kwintal per hektar.

Sementara itu cabe rawit dengan hasil produksi 23.361 ton  dari hasil  panen seluas  1.454 hektar dengan produktivitas 160,68 kwintal per hektar.

Disebutnya, penyumbang tertinggi kedua komoditi ini antara lain Tanah Karo, Simalungun, Dairi, Deliserdang,Taput,Tapsel,Batubara dan Humbahas.

Ketika ditanya  dari 32 kabupaten di Sumut yang belum menyampaikan laporan ke Dinas  DTP dan H Sumut, Fahri belum bisa mengungkapkan berapa kabupaten yang belum.Namun  baru 40 % yang sudah masuk laporan datanya.

Ketika ditanya, bibit  bawang merah yang digunakan petani untuk bertanam , disebut Fahry, ada bantuan dari  pemerintah  untuk para petani ,namun mereka lebih dulu tergabung dalam kelompok tani untuk memudahkan mereka menerima bibitnya,termasuk pupuknya yang diberikan secara gratis. Ada juga yang ditanam sendiri oleh petani dengan menggunakan biji hasil panen pilihan.

Data diperoleh SIB, di Indonesia daerah penghasil bawang merah tertinggi di Indonesia yakni Brebes,dikenal bawang merah Brebes. Disebut, bibit bawang merah untuk konsumsi di Sumut banyak didatangkan dari Brebes dengan menggunakan APBD masing-masing.

Bank Indonesia Perwakilan Sumut yang sebelumnya Kepala Kantornya dijabat Difi pernah membawa para petani studi banding ke Brebes dalam pengetahuan tanaman bawang merah di daerah ini.Namun hasilnya tidak seperti diharapkan,karena petani tersebut lebih mau menanam padi.Hal ini dibenarkan seorang petani yang tinggal di Marelan Rahman kepada SIB lewat telepon. (A2/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bacaleg DPRD SU Jan Rismen Saragih Suarakan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Kapolres Tes Urine Mendadak Personil Satres Narkoba Polres Simalungun
Partai Golkar Simalungun Gelar Rapat Koordinasi Atur Strategi Perolehan Suara di Pileg dan Pilpres 2019
Seratusan Pengemudi Angkutan Online Unjukrasa ke Kantor DPRD P Siantar
Kelompok Tani di Sumut Dapat Bantuan Hibah Sapi dan Kambing
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU