Home  / 
211 Calon Jemaah Haji Sergai Ditepungtawari
Minggu, 15 Juli 2018 | 13:58:11
SIB/Durahman Silitonga
KENAKAN KACU : Bupati Sergai Ir Soekirman didampingi Wabup Darma Wijaya mengalungkan kacu kepada Jamaah calon haji asal Kabupaten Sergai tahun 2018 di Halaman Kantor Bupati di Sei Rampah, Jumat (13/7).
Sergai (SIB) -Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai menepungtawari 211 calon jemaah haji Sergai di halaman kantor bupati di Seirampah, Jumat (13/7).

Hadir dan turut memberi tepungtawar di acara itu, Bupati Ir Soekirman, Wabup Darma Wijaya, Ketua MUI Lukman Yahya, Ketua FKUB Irfan Lubis, Kakan Kemenag DR Safii, Prof DR Muzakir selaku mubalig, pimpinan OPD, camat serta sejumlah tokoh masyarakat.

Bupati Soekirman menyampaikan rasa syukur dan  bangga karena di antara calon haji terdapat Wabup Darma Wijaya bersama isterinya Rosmaida  Darma  Wijaya.

Pemerintah dan masyarakat Sergai berdoa agar calon haji Sergai selamat menunaikan ibadah  haji sejak keberangkatan hingga kembali ke tanah air. Kepergian ini katanya bukan  melancong, mencari uang atau mencari makan, namun semata-mata untuk ibadah. "Oleh sebab itu, para jamaah mohon mendoakan  agar Kabupaten Sergai dijauhkan dari bencana  sehingga Sergai menjadi Kabupaten yang Baldatun Thoiyyabatun Warabbun Ghaffur,"  harap Bupati.

 Kakan Kemenag Sergai DR Syafii menjelaskan, jamaah calon haji asal Sergai awalnya berjumlah 212 orang dengan perincian laki-laki 86 orang dan perempuan 126 orang. Dengan wafatnya satu orang calon jemaah haji asal Kecamatan Tebingsyahbandar jelang keberangkatan, maka jumlah yang berangkat berkurang menjadi 211 orang.

Jamaah haji tertua atas nama Sarengat (89 tahun) dari Kecamatan Seirampah dan jemaah termuda Mustafa Kamal (38 tahun) dari Kecamatan Bandarkhalifah. "Rombongan jamaah calon haji Sergai tergabung pada Kloter 6 yang masuk Asrama Haji Medan 27 Juli 2018 dan diterbangkan ke tanah suci keesokan harinya," katanya.

Muballigh Prof Dr Muzakkir  yang  Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Studi Islam UIN-SU Medan  dalam tausyiahnya menyerukan, dalam menempuh ibadah haji harus sabar dan rela hidup di dunia tanpa terjebak keduniaan. Inilah yang dimaksud dengan "Haji". Sabar dan ikhlas dalam meniti jalan kebenaran. Sabar berarti tahan uji dalam kehidupan. (C07/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
102 Ribu Napi Dapat Remisi 17 Agustus, 2.220 Orang Langsung Bebas
Mantan Sekjen PBB Kofi Annan Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun
Bertengkar dengan Suami, Ibu di Bolivia Gantung 3 Anaknya
Malaysia Cabut Undang-undang Anti-hoax yang Kontroversial
5 Tahun Beraksi, Anggota Jaringan Selundupkan 500 Ekor Cenderawasih
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU