Home  / 
DPP N4J Rayakan HUT ke-57 Presiden Jokowi di Medan
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:06:46
SIB/Dok
HUT JOKOWI: Dipimpin Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat N4J Dr RE Nainggolan MM diikuti pengurus JA Ferdinandus, Sihar Cibro dan lainnya merayakan HUT ke-57 Presiden Jokowi di kantor Sekretariat DPP N4J Jalan Nibung II No 12 Medan.
Medan (SIB)- Dewan Pimpinan Pusat Nusantara Untuk Jokowi (N4J) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-57 Presiden Jokowi di kantor Sekretariat DPP N4J Jalan Nibung II No 12 Medan. Hadir dalam acara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat N4J Dr RE Nainggolan MM dan pengurus lainnya, seperti JA Ferdinandus, Sihar Cibro, Agus Priadi, Theresia R Marbun, AD Handoko, Abdi Dharma, Jadi Pane, Anthoni Manurung, Ronald Naibaho, Julius Silaen, Budi Sitepu, Pandita M Chandra Bose, Ericson Gultom, H Den Martin Nasution dan lainnya.

Perayaan diawali dengan penyalaan lilin sembari menyanyikan lagu panjang umur oleh RE Nainggolan dan diikuti pengurus N4J lainnya. Dalam kesempatan itu, juga didoakan agar Presiden Jokowi selalu sehat dan dilindungi Tuhan, serta panjang umur sehingga bisa memimpin bangsa ini kembali untuk periode berikutnya. "Dukung Jokowi dua periode, kerja...kerja...kerja..kerja..," ujar mereka secara bersama-sama.

Dalam kesempatan itu, mereka juga menyampaikan dukacita atas tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Sinar Bangun. "DPP N4J sangat berduka atas tragedi KMP Sinar Bangun di Tigaras, Simalungun. Kita meminta kepada pihak terkait, untuk mencari para korban lainnya. Kepada para keluarga korban yang tewas diberikan kekuatan oleh Tuhan, serta tabah menghadapi cobaan ini," kata RE Nainggolan.

Dia juga mendesak, agar petugas penyelamat di lapangan dapat bekerja keras untuk menemukan para korban yang hilang. "N4J juga telah membuat Posko di Simanindo. Dengan adanya Posko N4J ini, dapat lebih mendukung para petugas di lapangan untuk mencari para korban lainnya. Jadi N4J bersama Aliansi Jokowi ikut membantu dengan membuat Posko di Tigaras," paparnya.

Dari kejadian ini, dia juga meminta agar semua pihak terkait ikut mendorong kesadaran bersama pentingnya keselamatan penumpang dalam hal pelayaran. Sebab standarisasi keselamatan seperti pelampung, merupakan keharusan. Tanpa alasan apapun, keamanan harus jadi prioritas.

"Mungkin ke depan kita harus menyadarkan bahwa pelampung itu penting. Kepada pengelola pelayaran juga, harus ada. Terutama kepada penumpang, jangan karena merasa dekat, lantas itu tidak penting," ujarnya.

Menurutnya, selain pembelajaran terhadap standarisasi penyelamatan pelayaran, seluruh pihak juga harus mempelajari bahwa Danau Toba sebagai satu danau terbesar dunia, punya keunikan tersendiri. Hal ini, karena luasnya sudah mirip seperti laut dengan ombak besar dan angin kencang.

Sebelumnya dalam rapat, RE Nainggolan mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat N4J, akan melantik DPD N4J di 11 provinsi yang ada di Indonesia. Sejak dideklarasikan 7 Mei 2018 lalu, masyarakat sangat merespon dengan positif, bahkan bersedia bergabung membentuk N4J di daerah masing-masing.

Dia menjelaskan, sebelas provinsi yang sudah mendapat mandat DPP itu adalah Sumut, Nanggroe Aceh Darussalam, Lampung, Banten, Daerah Khusus Istimewa Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Maluku Utara. "Jadi antusiasme di daerah sangat tinggi, mereka (DPD N4J provinsi) terus bekerja untuk melakukan pembentukan di kabupaten/kota," ujarnya sembari mengatakan, dari 33 kabupaten/kota di Sumut, hampir sebagian besar mendapat mandat dan sudah siap untuk dikukuhkan. (A11/h)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Seribuan Pekerja dan Buruh Perkebunan Deklarasi Dukung Jokowi-Ma ruf Amin
Pimpin Jubir Timses Prabowo, Dahnil Anzar Mundur dari PNS
Prabowo Disindir Tak Berprestasi, Gerindra Pamer Capaian Pencak Silat
Presiden Jokowi Direncanakan Hadiri Perayaan Natal Nasional 2018 di Medan
Foto "Habib" Sandiaga Editan, Aslinya Wajah Habib Bahar bin Smith
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU