Home  / 
Arus Balik Gunakan KA dan Pesawat Naik Signifikan, Bus Normal
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:04:32
Medan (SIB)- Arus balik warga yang menggunakan jasa kereta api (KA) dan pesawat udara mulai H+3, Selasa (19/6) mengalami peningkatan cukup signifikan. Sedangkan warga yang memanfaatkan jasa layanan bus untuk kembali ke Kota Medan setelah mudik, sekalipun meningkat tapi tidak terjadi penumpukan seperti tahun sebelumnya.

Koordinator Posko Induk Pemantauan dan Monitoring  Angkutan Lebaran 2018/1439 H Provsu Agustinus Panjaitan SSiT MT ketika dihubungi, Kamis (21/6) menyebutkan, untuk KA terjadi lonjakan penumpang mencapai 11 persen dari hari sebelumnya dengan pilihan tertinggi KA eksekutif.

Sedangkan untuk moda pesawat terbang, mulai Selasa jumlah penumpang  pesawat udara di Bandara Kualanamu mencapai 35.289 penumpang atau mengalami lonjakan 10,55 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan titik kemacetan lalu lintas, ungkapnya untuk Lintas Timur masih terjadi di beberapa titik rawan macet, yaitu akses masuk dan keluar tol. Menurut dia, kondisi tersebut disebabkan faktor bottle neck pada jalur keluar masuk tol, yakni jalur lebar pada tol dan menyempit pada jalan umum sehingga kepadatan kendaraan sangat sulit dihindari.

Kemacetan lain, ungkapnya juga terjadi di jalan menuju Berastagi pada lebaran hari ketiga, karena tingginya minat masyarakat yang ingin menikmati liburan Idul Fitri di kota dingin tersebut.

Agustinus yang juga Kabid Perkeretaapian dan Perlengkapan Dinas Perhubungan Sumut itu mengakui adanya perubahan pola arus balik warga dibandingkan dengan masa-masa sebelumnya.

Seperti pada H+4, Rabu (20/6) yang semula diperkirakan menjadi puncak arus balik lebaran, karena Kamis (21/6) sebagai hari pertama masuk kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) pasca libur lebaran. Tapi ternyata masih relatif normal, bahkan tidak terlihat kepadatan yang luar biasa.

Misalnya, di Terminal Terpadu Amplas, ungkapnya pada arus balik lebaran, Senin (18/6) jumlah penumpang yang datang sebanyak 1.495 orang dengan 46 bus. Sedangkan di Terminal Terpadu Pinang Baris sebanyak 2.820 penumpang dengan 194 bus.

Ketua Organisasi Pengangkutan Darat (Organda) Sumut Haposan Siallagan ketika dihubungi, mengakui tidak terjadi lonjakan penumpang arus balik usai Idul Fitri 1439 H tahun ini.

Kemungkinan besar karena pola libur Idul Fitri tahun ini lebih panjang sebelum lebaran dan berbeda dengan tahun sebelumnya, sehingga konsentrasi arus mudik dan balik warga tidak terjadi penumpukan lagi. Begitupun Haposan mengakui bahwa sampai H+3 dan H+4 ini proses arus balik warga berjalan dengan baik dan lancar. (A12/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Di Tengah Spekulasi Berdamai, Artis Terkemuka Dunia Bela Brad Pitt dalam Perebutan Anak dengan Angelina Jolie
Joshua Siahaan dan Reza Azhari Ukir Prestasi dengan Lagu dan Puisi
Sule Lajang Lagi Pasca Digugat Cerai Sebab Orang Ketiga
Senat AS Setujui UU Royalti untuk Lagu yang Diciptakan Sebelum Tahun 1972
Menag Nilai Agama Modal Indonesia Rajut Persatuan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU