Home  / 
Anak Berkebutuhan Khusus Dilarang Terbang, KPAI Panggil Citilink
Rabu, 13 Juni 2018 | 18:01:31
Jakarta (SIB)- Ada anak berkebutuhan khusus dilarang ikut dalam penerbangan pesawat Citilink. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berencana memanggil Direktur Utama Citilink untuk mendapatkan keterangan soal peristiwa itu.

"Baru-baru ini viral anak berkebutuhan khusus yang diduga dilarang naik pesawat. Untuk memastikan hal tersebut, kami akan panggil Direktur Utama Citilink untuk diminta klarifikasi," kata Ketua KPAI Susanto dalam keterangan tertulis, Selasa (12/6).

Kabar adanya peristiwa pelarangan anak berkebutuhan khusus untuk naik pesawat itu memang lebih dulu viral di jejaring media sosial. KPAI ingin mengetahui kondisi yang melatari peristiwa itu. KPAI ingin memastikan bahwa semua penyedia layanan transportasi menyediakan semua yang dibutuhkan konsumen, termasuk yang berkebutuhan khusus.

"Semua moda transportasi harus memberikan layanan secara memadai dan adil untuk semua anak, termasuk anak yang berkebutuhan khusus," kata Susanto.
Citilink Siap Jelaskan ke KPAI

Manajer Komunikasi Perusahaan Citilink Indonesia Ageng W Leksono menjelaskan, peristiwa yang melibatkan anak berkebutuhan khusus itu terjadi di Bandara Adisucipto, Yogyakarta. Menanggapi KPAI, Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia, Ranty Astari Rachman, sudah menelepon Ketua KPAI Susanto.

"Baru saja menjelaskan kejadian yang terjadi di Bandara Adisucipto, Yogyakarta, kepada Pak Susanto. Alhamdulillah beliau sudah memahami yang terjadi di lapangan," ujar Ranty dalam keterangan Ageng W Leksono.

Kini pihak Citilink sedang mengatur waktu terkait rencana pemanggilan dari KPAI terhadap Direktur Utama Citilink.

"Citilink Indonesia dengan senang hati akan bekerja sama dan koordinasi dengan KPAI dalam masalah ini," tambah Ranty.

Citilink menyatakan penumpang yang jadwal penerbangannya terpaksa ditunda pada Senin (11/6) sudah difasilitasi untuk berangkat ke tujuannya pada penerbangan Selasa pagi (12/6). (detikcom/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Penerbitan IUPHHK HTR Bupati Asahan Dituding Maladministrasi
Defia Rosmaniar Sumbang Emas Pertama Indonesia
Gunung Anak Krakatau Erupsi 576 Kali Sehari
20 Penumpang Sudah Dievakuasi, 6 Tewas
KPAI Desak Usut Inisiator Karnaval Anak TK Bercadar dan Bersenjata
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU