Home  / 
Unjuk Rasa di DPRDSU, Mahasiswa BEMSI Pertanyakan Arah Reformasi
Selasa, 22 Mei 2018 | 16:18:34
Medan (SIB) -Massa mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEMSI) daerah Sumut unjuk rasa di depan pintu gerbang DPRD Sumut, Senin (21/5) seraya menegaskan, reformasi saat ini tidak terarah, karena terkungkung dalam penindasan dan pembodohan.

Koordinator BEMSI Sumut Wira Putra dalam orasinya mengatakan, memasuki 20 tahun reformasi saat ini, terlihat semakin  tidak terarah, rakyat semakin terkungkung dalam penindasan dan pembodohan, sehingga perjuangan reformasi yang dimotori oleh mahasiswa belum ada kemajuan.

Begitu juga reformasi dari aspek pendidikan, mahasiswa BEMSI menilai institusi pendidikan menjadi ajang komersialisasi yang tak berkesudahan. "Uang kuliah tinggi, hilangnya demokratisasi di kampus, sehingga mahasiswa seolah-olah hilang daya kritis," katanya.

Kemudian, lanjutnya, dalam 20 tahun reformasi ini menjadi bukti tidak adanya itikad baik dari seluruh rezim untuk menuntaskan pelanggaran HAM di negeri ini. "Munir masih mengutuk dalam fananya dan Novel Baswedan masih terbutakan dalam perih. Inikan yang namanya reformasi," teriaknya lagi.

Dalam beberapa tuntutan BEMSI Sumut kepada pemerintah yakni, wujudkan kebebasan demokrasi yang menjamin penuntasan HAM masa lalu serta ruang bersuara dan berserikat rakyat. Pemerintah juga dituntut memastikan kesejahteraan rakyat khususnya kaum buruh, petani, dan rakyat dari golongan ekonomi rendah.

"Pemerintah harus menciptakan pendidikan yang berkualitas, ciptakan ketahanan nasional bidang energi, dan pangan untuk Indonesia yang berkelanjutan. Menolak intervensi IMF terhadap ekonomi Indonesia dan melakukan stabilisasi rupiah terhadap mata uang asing, distribusi kan premium ke 330 SPBU di Sumut," katanya lagi.

Aksi massa mahasiswa sempat mendorong-dorong pagar gedung dewan menuntut agar aspirasinya diterima Ketua DPRD Sumut Wagirin Arman.

 Anggota dewan Syamsul Qadri Marpaung berusaha menemui mahasiswa ke pintu gerbang utama gedung dewan. Walaupun awalnya mereka menolak, karena yang mereka inginkan kehadiran Ketua DPRD Sumut, tapi akhirnya massa menerimanya. (A03/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Anton Panggabean Usulkan Penambahan Honor Guru Gereja dan Imam Mesjid
Sabrina Ajak Seluruh Masyarakat Bersama Lestarikan Lingkungan Hidup
Hari Ini, 6 PJU dan 7 Kapolres Jajaran Poldasu Dilantik
Sejumlah Anggota DPRD Medan dan Staf Diperiksa BPK
Terimakasih Polisi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU