Home  / 
Bukan Gugur Dalam Bertugas
Alm Kompol Andi Candra Tidak Peroleh Kenaikan Pangkat
Kamis, 26 April 2018 | 12:17:10
Medan (SIB)  -Kepolisian Daerah Sumatera Utara tidak memberikan kenaikan pangkat terhadap almarhum Kompol Andi Candra,  Wakapolres Labuhan Batu yang tewas pada peristiwa kapal karam di  perairan Desa Sei Lumut, Kecamatan Panai Tengah, Sabtu (21/4). Pasalnya,  meski dalam keadaan berseragam dinas, almarhum Kompol Andi Candra bukan gugur dalam bertugas.  

Hal itu dikatakan Kapoldasu melalui Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Rabu (25/4).

"Kalau naik pangkat statusnya harus gugur sesuai ketentuan. Misalkan gugur dalam bertugas seperti dalam pertempuran atau memburu teroris," ujarnya.

Pun demikian,  lanjut Rina,  kompol Andi Candra merupakan perwira yang telah banyak mengabdi di institusi kepolisian,  sehingga Polda Sumut akan mengusulkan  ke Mabes Polri tentang status yang akan diberikan kepada almarhum Kompol Andi Candra. 

"Namun demikian sedang diusulkan ke Mabes Polri untuk status yang bersangkutan apakah tewas atau gugur," katanya.

Terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan dalam menggunakan Speedboat tersebut, dikatakan Rina telah sesuai SOP. Namun diakuinya, jika saat kejadian itu, rombongan Kapolres Labuhanbatu tidak mengenakan pelampung. 

"Sudah sesuai standar. Pelampungnya ada, cuma karena terburu-buru tidak sempat menggunakan pelampung," ungkap Rina sembari menyebutkan kejadian itu murni kecelakaan,  kapal yang ditumpangi rombongan menabrak tunggul kayu sehingga kapal terbalik. 

Seperti diberitakan sebelumnya,  peristiwa bermula saat Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang bersama rombongan, termasuk Wakapolres Kompol Andi Chandra menghadiri undangan Bupati Pangonal Harahap di Kecamatan Panai Hilir. Usai menghadiri pesta pernikahan putra bupati itu, rombongan kembali menyeberang laut. 

Namun  dalam pelayaran kapal yang ditumpangi mengalami kecelakaan menabrak  tangkul beting (tunggul kayu)  sehingga  merusak lambung kapal yang diduga minim peralatan penyelamatan seperti rompi dan pelampung. Akibatnya,  lambung kapal rusak. Air masuk dengan cepat dan membuat panik seluruh penumpang sehingga  melompat ke laut. Sementara itu Wakapolres yang terjebak dalam kapal yang  hanyut lalu  tenggelam. (A20/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kedai Rakyat Ramaikan Destinasi Kuliner Medan
PTN Sudah Terpapar Paham Radikal
Tim WFQR Lanal Sibolga Amankan 2 Kapal Bom Ikan
Tren Teroris Bawa KTP: London, Paris, Hingga Surabaya
Konsumen Perumahan Griya Mencirim Indah Pertanyakan Uang Tambahan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU