Home  / 
Baru 5 Bulan Diaspal Hotmix, Ruas Jalan di Desa Gelam Sergai Sudah Rusak
Selasa, 17 April 2018 | 16:31:16
SIB/M Reza Fahlefi
RUSAK : Beginilah situasi kawasan proyek peningkatan ruas jalan di Dusun I Sidikalang Desa Gelam Seiserimah Kecamatan Bandarkhalifah Kabupaten Sergai yang banyak dikeluhkan masyarakat, Senin (16/4).
Sergai (SIB)- Proyek peningkatan ruas jalan kabupaten di Dusun I Sidikalang Desa Gelam Seiserimah Kecamatan Bandarkhalifah yang dibiayai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Serdangbedagai (Sergai) TA 2017 diduga bermasalah. Pasalnya, kondisi jalan yang baru 5 bulan umurnya diaspal hotmix itu sudah rusak dan kerap menimbulkan abu yang berterbangan sehingga memicu permasalahan kesehatan di tengah-tengah masyarakat. 

Pantauan SIB, Senin (16/4) terlihat di sepanjang jalan itu aspalnya sudah kupak-kapik. Batu-batu dan pasir yang ditinggal begitu saja oleh pihak rekanan tampak berserakan dan menimbulkan abu yang berterbangan apabila dilintasi kendaraan.

Ahyan (47), warga setempat, kepada SIB mengaku jalan yang baru sekitar November 2017 lalu selesai dikerjakan CV Langga Sari dengan biaya Rp 693.295.000. Hal itu terlihat di plank proyek yang masih tertempel di kawasan tersebut.

"Masyarakat menduga ada kongkalikong dari pihak rekanan dengan dinas terkait. Sungguh aneh, di papan plank tidak dicantumkan volume pengerjaan. Keadaan ini bisa memudahkan sebagian oknum rekanan untuk memanipulasi pengerjaannya. Terbukti, bangunannya sekarang asal jadi begini," ujarnya.

Selain itu, Ahyan juga mengeluhkan anaknya yang masih balita kerap batuk-batuk dikarenakan abu dari pasir dan batu di sekitar proyek peningkatan ruas jalan itu.
"Jangan kan tumbuhan yang mati, anak saya baru-baru ini terpaksa dibawa ke dokter karena sakit akibat abu yang masuk ke rumah kami," keluh Ahyan sembari meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sergai segera meninjau ulang proyek peningkatan ruas jalan yang tengah menjadi polemik di masyarakat itu.

Sementara itu, Kepala Desa Gelam Seiserimah M Affan saat ditemui SIB di tempat terpisah membenarkan kondisi jalan yang baru diaspal itu sudah rusak. Ia juga mengaku kerap didatangi warga perihal abu yang berterbangan akibat pengaspalan terkesan tidak tuntas. "Kami sudah sering menerima keluhan masyarakat terkait hal ini. Kita juga berharap semoga perbaikannya segera dituntaskan," ucapnya. (MRF/q)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Jalan Menuju Nagori Siatasan Butuh Perbaikan
Bupati Karo Bersama Forkopimda Gelar Off-Road di Uruk Ndoholi Tiga Binanga
Kejaksaan akan Panggil PS dan RS Tersangka Dugaan Korupsi di Dairi Tahun 2008
KPUD Langkat Minta Parpol Mendaftar Sebelum Waktu Penutupan
Pemkab Langkat Apresiasi Ranperda Inisitif DPRD Urgen dan Relevan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU