Home  / 
DPRD Medan Rekomendasikan Seluruh Petugas Cleaning Service Kembali Kerja
Selasa, 17 April 2018 | 16:03:47
Medan (SIB)- Terkait nasib petugas Cleaning Service (CS) di kantor dewan, Komisi B DPRD Medan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT Paruh Cakrawala Membentang (PCM), Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Medan, BPJS Ketenagakerjaan serta perwakilan petugas CS DPRD Medan, Selasa (10/4) di ruang rapat Komisi B.

RDP digelar sebagai buntut tidak diterimanya petugas CS DPRD Medan yang lama oleh pemenang tender PT PCM. Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi B Rajuddin Sagala mengungkapkan, pihaknya telah menerima aduan dari petugas CS bahwa PT PCM sebagai operator kebersihan dan keamanan di gedung dewan, meminta uang sebesar Rp2,5 juta dalam proses rekruitmen.  

Nilai itu dianggap terlalu memberatkan petugas CS. Selama ini tak pernah vendor baru meminta sejumlah uang kepada petugas lama dengan alasan biaya pelatihan, biaya seragam atau sertifikat. Akibat kebijakan tersebut, sebagian besar CS tidak lagi diterima bekerja. PCM sebagai pemenang tender bahkan telah menempatkan petugas baru di gedung dewan.

RDP bahkan sempat memanas karena adu mulut antara Anggota Komisi B Irsal Fikri dengan Direktur Utama PCM Arifin Said Ritonga. Irsal menuding bahwa PCM telah berlaku semena-mena terhadap petugas CS yang lama dengan mengutip biaya tinggi serta memecat petugas secara sepihak.

Sementara, Said membantah ada pengutipan senilai Rp2,5 juta. Menurutnya, kutipan yang dikenakan untuk membiayai pelatihan tenaga kerja sesuai prosedur perusahaan. "Sebagai perusahaan, kami bertanggung jawab untuk memastikan petugas bekerja profesional dan bisa mengoperasikan alat-alat kebersihan yang akan kami tempatkan," ujarnya.

Lagi pula, dalam kontrak kerja tidak tertera bahwa karyawan yang dipekerjakan dikompetisikan atau tidak. Sehingga, PCM melakukan perekrutan petugas baru. "Ada 15 petugas lama yang kami rekrut. Sisanya untuk memenuhi kuota 40 orang kami ambil dari luar melalui panitia seleksi," katanya.

Setelah melalui perdebatan panjang, Komisi B kemudian merumuskan beberapa rekomendasi yang meminta PCM merekrut kembali semua petugas CS dan sekuriti DPRD Medan yang telah lama bekerja di lembaga itu tanpa terkecuali.

Dewan juga mengingatkan PCM agar tak lagi memungut biaya pendaftaran dari pekerja. Selanjutnya, para pekerja diminta untuk mendaftarkan diri tanpa diwakili. "Kami juga meminta PCM agar tak asal memecat. Kasihan petugas ini yang sudah lama bekerja di sini," ujarnya.

Pihak PCM dalam kesempatan ini meminta rekomendasi tersebut disampaikan secara tertulis untuk kepentingan administrasi mereka. Menanggapi rekomendasi tersebut, sejumlah perwakilan petugas CS yang hadir tak kuasa menahan haru. "Bagaimanapun tempat ini sebagai tempat kami mencari nafkah sejak lama," kata salah satu perwakilan CS Elysia Lubis.

Pihaknya berharap, ke depan, masalah seperti ini tak terjadi lagi. Mereka hanya ingin ada kepastian nasib untuk bekerja dengan tenang dan nyaman. Sebagai catatan, sebagian besar petugas CS telah bekerja di atas 5 tahun, bahkan ada yang telah bekerja selama 25 tahun. (A13/h)


RDP: Para petugas CS, PT PCM, Dinas Sosial mengikuti RDP yang digelar Komisi B DPRD Medan, Selasa (10/4). (Foto SIB/Desra Gurusinga)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Gubsu: Ulama sebagai Tempat Mengadu
Wakil Dubes AS Bahas Persoalan Perempuan dan Anak, Termasuk Investasi di Sumut
Menlu Retno Resmikan Gedung KJRI di Chicago
KPU RI Tetapkan Komisioner KPU Sumut Periode 2018-2023
JK Pimpin Delegasi Indonesia di Sidang Umum ke-73 PBB
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU