Home  / 
Dukung Kaldera Toba Jadi Global Geopark UNESCO, Aquafarm Serahkan Bantuan
Selasa, 13 Maret 2018 | 17:30:09
SIB/Dok
FOTO BERSAMA : Head of Corporate Affair PT Aquafarm Nusantara Rudi Hertanto dan Humas Afrizal foto bersama Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Hidayati didampingi staf usai penyerahan donasi secara simbolis, Kamis di Medan untuk pembangunan Fasilitas Geopark Kaldera Toba.
Medan (SIB) -PT Aquafarm Nusantara (Aquafarm)  menunjukkan komitmen dan dukungannya terhadap kemajuan pariwisata Danau Toba serta upaya pemerintah untuk menjadikan Kaldera Toba sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark.

Selain terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, juga membuat keputusan besar dengan menutup operasional perusahaan di Panahatan, Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon Kabupaten Simalungun.

Dalam rangka pemenuhan persyaratan penilaian dari Assesor UNESCO yang akan dilaksanakan pada Juni 2018, Aquafarm juga turut berkontribusi dengan memberikan bantuan sebesar Rp 250 juta untuk pembuatan papan penunjuk jalan yang tersebar di berbagai titik dari gerbang Bandara Silangit hingga kota wisata Parapat.

Penyerahan secara simbolik disampaikan  Head of Corporate Affair PT Aquafarm Nusantara Rudi Hertanto, diterima  Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumut di Medan, Kamis (8/3).

Rudi Hertanto mengatakan, pemberian bantuan ini sesuai dengan arahan Wakil Gubernur Sumatera Utara Nurhajizah Marpaung tentang pentingnya dukungan para pihak, termasuk dunia usaha untuk kesuksesan pengusulan Geopark Kaldera Toba menjadi geopark dunia (UNESCO Global Geopark).

"Harapannya, bantuan ini bisa benar-benar memberikan manfaat untuk kemajuan pariwisata, terkhusus dengan Geopark Kaldera Toba menjadi bagian dari Unesco Global Geopark. Semoga tahun status global geopark bisa diberikan  UNESCO," kata Rudi didampingi Humas Medan Office Afrizal Kepada wartawan, di Medan, Senin (12/3).

Sementara itu, Hidayati menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih atas bantuan dana yang diberikan  PT Aquafarm Nusantara untuk pembangunan penunjuk jalan. "Kami akan pergunakan sebaik-baiknya sesuai dengan peruntukkannya," ucap Hidayati.

Hidayati juga menyampaikan, adanya panel penunjuk jalan merupakan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi dalam penilaian oleh assesor dari UNESCO.

"Kami optimis atas dukungan dari para pihak, tahun ini Geoapark Kaldera Toba akan ditetapkan statusnya menjadi UNESCO Global Geopark," ujarnya. (R5/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kopi Simalungun Tidak Kalah dengan Kopi Starbucks
LCA-International Mission Terinspirasi dengan HUT ke-73 Kemerdekaan RI
Oknum Polisi Bertugas di Simalungun yang Ditangkap Polres P Siantar Ditangani Polda Sumut
Peduli Pariwisata, PWI Siantar-Simalungun Berlayar di Danau Toba Parapat
Bupati dan Kajari Simalungun: NKRI Harga Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU