Home  / 
HUT ke-22, 1800 Anak Yatim Terima Bingkisan dari PTPN IV
* PTPN IV akan Kembali ke Masa Kejayaan
Selasa, 13 Maret 2018 | 17:27:24
SIB/Dok
ANAK YATIM : Dirut PTPN IV Siwi Peni Saat menyerahkan bingkisan kepada anak yatim pada HUT ke-22 PTPN IV di Medan, Senin (12/3).
Medan (SIB) -PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) genap 22 tahun tanggal 11 Maret 2018. Syukuran dilaksanakan secara serentak mulai dari Kantor Direksi sampai ke 34 unit usaha PTPN IV yang terletak di 9 kabupaten di Sumut Selasa (12/3).

Kegiatan diawali upacara bendera, pemberian bingkisan kepada 1.800 anak yatim, pemotongan nasi tumpeng, sarapan bersama serta kegiatan donor darah.

Dirut PTPN IV Siwi Peni pada upacara bendera menjelaskan, peringatan ini  penuh kesederhanaan dan menjadi refleksi atas apa yang telah dilakukan dan mencoba mengambil pelajaran dari masa lalu untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan dan berupaya semaksimal mungkin menghindari kesalahan-kesalahan sekaligus menjadi pemacu semangat untuk menapak  masa mendatang.

Selain Dirut juga hadir Dir SDM dan Umum Rizal H. Damanik, Kepala Bagian, Project Manajer, Pengurus P3RI Cabang PTPN IV, Kepala Sub Bagian, Staf Sub Bagian, Karyawan/ Karyawati Kantor Direksi PTPN IV, anak yatim serta undagan lain.

Di bagian lain, Siwi Peni mengatakan usia 22 tahun ini dimulai dengan bergabungnya PTP VI, PTP VII dan PTP VIII pada tahun 1996. Namun bila melihat jauh ke belakang, bahwa lahirnya PTPN bukan sekedar dimulai dari penggabungan beberapa PTP. Sejarah mencatat bahwa perkebunan sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan berkat usaha para pejuang untuk merebut kemerdekaan, perkebunan milik Belanda ini dapat dinasionalisasi pada tahun 1958, yang kemudian menjadi Perusahaan Negara Perkebunan (PNP) pada tahun 1968, lalu menjadi Perusahaan Terbatas Perkebunan (PTP) pada tahun 1971.

Di tahun 2018 ini tantangan yang dihadapi akan semakin besar, untuk itu perlu koordinasi dan persiapan yang lebih matang dalam hal perencanaan dan persiapan, monitoring eksekusi dan evaluasi serta upaya perbaikan terus-menerus. Selain itu juga peningkatan koordinasi dan komunikasi antar bagian dan unit kerja sangat diperlukan agar target 2018 yang telah dicanangkan dapat tercapai. PTPN IV pernah menjadi yang terbaik dan diharapkan agar kembali ke masa kejayaan. Mari insan PTPN IV memberikan yang terbaik dari diri sendiri, wujudkan PTPN IV menjadi juara satu kembali.

Sementara itu Rizal H Damanik menambahkan perjalanan  perusahaan sampai saat ini menjadi sebuah keniscayaan karena sesungguhnya keberhasilan perusahaan tidaklah terlepas dari peran pendahulu yang telah meletakkan fondasi atau dasar yang  kuat dan kokoh menuju sebuah entitas bisnis perkebunan dengan praktik terbaik, bahkan mungkin fondasi yang kokoh sebenarnya sudah terbentuk jauh sebelum terjadinya penggabungan.

Rizal H. Damanik menegaskan atas nama manajemen PTPN IV, pihaknya sadar bahwa perjuangan belum lagi sampai di akhir, bahkan tidak akan pernah berakhir. Maka mari bertekad untuk terus  bekerja keras dengan Jujur, Tulus dan Ikhlas. Oleh karena itu, marilah berjabat erat, bergandengan tangan menyambut fajar esok hari dengan mewujudkan cita-cita perusahaan, senantiasa berkarya untuk memakmurkan negeri ini untuk lebih banyak berbagi pada masa yang tak berujung, mewariskan harta negeri bagi sesama anak bangsa.

Khusus di Kantor Direksi acara diawali dengan pemberikan bingkisan kepada 100 anak yatim dan pemotongan nasi tumpeng, sarapan pagi bersama, kegiatan donor darah. Pemotongan nasi tumpeng dilakukan Sewi Peni didampingi Rizal H. Damanik dengan memberikan kepada karyawan tertua Syaiful Amri Hasibuan, karyawan termuda Fuad Hasanul dan Ketua P3RI Cabang PTPN IV Mahyuzar Maimun serta salah seorang anak yatim. (R4/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Ratusan Guru Honorer Unjuk Rasa di Kantor Bupati Batubara Tuntut Diangkat Jadi PNS
LSM KLiK : DPRD Tebingtinggi Diminta Panggil Pihak Terkait
Aliansi Mahasiswa Aksi Damai di Polres Asahan Tolak Deklarasi Tagar 2019 Ganti Presiden
10 Tahun Irigasi Gunung Karo Rusak, 600 Ha Persawahan Kekeringan
Januari-September 2018, Penderita HIV di Karo Bertambah 71 Orang
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU