Home  / 
LM-PEKA Berunjukrasa Persoalkan PN Lubukpakam Gelar Sidang Pemeriksaan Perkara Bukan di Wilayahnya
Kamis, 22 Februari 2018 | 21:51:16
SIB/Dok
UNJUK RASA: Puluhan massa LM-PEKA dengan membawa spanduk dan poster berisi tuntutan-tuntutan saat berunjuk rasa ke kantor PN Sei Rampah kelas II di Jalan Negara Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Selasa (20/2).
Sergai (SIB) -Puluhan massa yang mengatasnamakan Lembaga Masyarakat Pencari Keadilan dan Anti Korupsi (LM-PEKA) Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) berunjukrasa ke Gedung Pengadilan Negeri Seirampah Kelas II Jalan Negara Seirampah, Selasa (20/2). Mereka memersoalkan PN Lubukpakam  yang menggelar sidang pemeriksaan perkara yang bukan di wilayahnya.

Dalam pernyataan sikapnya, LM PEKA memertanyakan soal sidang pemeriksaan perkara yang dilaksanakan PN Lubukpakam di tempat sidang di Ruko Jalan Negara Seirampah yang berada di wilayah PN Tebingtinggi. Hal ini tertera pada lampiran Peraturan Mahkamah Agung No 1 Tahun 2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Mahkamah Agung No 7 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kepaniteraan dan Kesekretariatan Peradilan.

Kemudian, terkait persoalan ini juga, Ketua Pengadilan Tinggi Medan lewat suratnya Nomor W2.U/963/HK.01.10/1/2018 tertanggal 31 Januari 2018 telah meminta Ketua PN Lubukpakam untuk segera menghentikan kegiatan sidang pemeriksaan perkara di tempat sidang di Ruko Jalan Negara Seirampah yang merupakan wilayah hukum PN Tebingtinggi dan memindahkan ke tempat lain yang merupakan wilayah hukum PN Lubukpakam. Namun sampai saat ini, menurut LM PEKA, surat Ketua PT Medan tersebut tidak diindahkan.

Sedang, terkait persidangan perkara pidana atas nama Isnaidi alias Adi Bopeng, Onliadi, Mansyur dan Suratin alias Atin, oleh Majelis Hakim PN Lubukpakam dan Jaksa Penuntut Umum Kejari Sergai, menurut LM PEKA, terkesan dipaksakan. Sesuai ketentuan, seharusnya mereka diperiksa dan diadili di PN Tebingtinggi.
"Karenanya, kami meminta agar Ketua PN Lubukpakam, hakim yang bersidang serta JPU Kejaksaan Sergai segera menyerahkan persidangan pemeriksaan perkara ke PN Tebingtinggi," teriak orator massa Ngapino sembari mengancam akan menurunkan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak diterima.

LM PEKA juga mengaku telah menyurati Ketua Mahkamah Agung (MA) RI, Ketua Badan pengawasan MA RI, Ketua Komisi Yudisial RI masing-masing di Jakarta dan Ketua Pengadilan Tinggi Medan di Medan. (C08/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Polrestabes Medan Bekuk Bandar Narkoba Antar Provinsi
13 Tahanan Unit Narkoba Polres Kepulauan Seribu Kabur
Miliki Sabu, Seorang Warga Sei Kepayang Ditangkap
Polres Simalungun Ungkap 10 Tersangka Jaringan Narkoba
Perdaya Emak-emak, Seorang Pria Diamankan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU