Home  / 
Kapoldasu Pastikan Perayaan Imlek Berjalan Aman dan Lancar
* Ketua FKUB Minta Aparat Kepolisian Cegah Masuknya Orang Gila ke Sumut
Sabtu, 17 Februari 2018 | 17:48:04
SIB/Roy Surya Damanik
KETERANGAN PERS: Gubernur Sumut T Erry Nuradi didampingi Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw memberikan keterangan pers terkait pengamanan Vihara Adhi Maitreya Komplek Cemara Asri, Jalan Cemara Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kamis (15/2).
Medan (SIB)- Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjend Paulus Waterpauw didampingi Gubernur Sumut T Erry Nuradi, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sumut Ustadz H Maratua Simanjuntak, Wali Kota Medan T Dzulmi Eldin dan Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Dadang Hartanto SH SIK MSi, berkeliling memantau pengamanan Vihara Adhi Maitreya di Komplek Cemara Asri, Jalan Cemara Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kamis (15/2).

Pantauan wartawan, setibanya di vihara, Kapoldasu dan Gubernur serta Ketua Walubi Sumut Indra Wahidin, memukul lonceng raksasa serta mengucapkan selamat Tahun Baru Imlek 2569 bagi umat Buddha.

Dalam sambutannya, Kapolda menjelaskan terkait pengamanan perayaan Imlek, jumlah personil yang diturunkan mencapai 1350 personil. Dikatakannya, Imlek di Sumut tahun ini dipastikan berjalan aman dan lancar karena semua vihara dan tempat ibadah umat Buddha di Medan diawasi secara ketat dan dilakukan pengecekan secara berkala.

"Yang bertugas dalam pengamanan ini tentunya Sabhara, Lalulintas dan petugas objek vital, dibantu fungsi Reskrim dan Intelijen. Pengaman dilakukan Kamis malam, karena sejumlah vihara sudah menggelar ibadah dan doa bersama pada malam Imlek," ujarnya.

"Kami membangun sinergitas bersama FKUB untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di Sumut. Tentunya kami berharap dukungan semua pihak dalam menjaga keamanan ini," pintanya.

Sementara itu Gubsu mengaku mereka sengaja berkeliling guna memantau vihara untuk memastikan keamanan saat ibadah Imlek. Kerukunan di Sumut sudah terawat sejak lama, sehingga kondisi aman dan damai seperti ini harus tetap dipertahankan.

"Kami berharap pada seluruh pihak untuk bahu membahu menjaga keamanan di Sumut, sehingga saudara-saudara kita yang merayakan Imlek bisa tenang dalam beribadah," katanya.

Sementara itu Ketua FKUB Sumut menegaskan, saat ini ada upaya sistematis untuk menakut-nakuti para ulama dan tokoh agama, sehingga membuat rasa tidak aman dan nyaman. Karena itu, FKUB meminta aparat kepolisian untuk mencegah masuknya orang gila di Sumut supaya para ulama merasa aman dan situasi di Sumut tetap kondusif.

"Saya meminta agar aparat kepolisian bertindak aktif untuk mencegah masuknya orang-orang gila di Sumut dan Kota Medan khususnya untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap  warga dan ulama," katanya.

Ditambahkannya, ada upaya untuk menyerang para ulama di sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan, sudah ada ulama yang diserang dan dianiaya saat hendak melaksanakan ibadah. Pelaku penyeranganpun ditangkap. Ironisnya, para pelaku penyerangan terhadap ulama atau tokoh agama itu selalu disebut sebagai orang gila.

"Jadi, orang gila itu mengetahui mana yang ulama dan bukan tokoh agama. Saya sendiri jadi takut pulang malam ke rumah karena perbuatan orang-orang gila ini. Untung saja, ada polisi yang berjaga di rumah saya. Oleh sebab itu, saya berharap agar aparat kepolisian bisa membuat taktik supaya orang gila tidak masuk ke Sumut, sebab Sumut umumnya dan Kota Medan khususnya saat ini tetap aman dan kondusif. Seluruh umat beragama di Sumut mendukung apa yang dilakukan oleh personil kepolisian untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang mantap, aman dan terkendali," pungkasnya. (A16/A15/f)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim SAR Temukan 2 Titik Objek di Kedalaman 490 Meter Danau Toba
Kabar Terbaru: Posisi KM Sinar Bangun Berhasil Diidentifikasi
Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Terancam 12 Tahun Penjara
Golok Menancap di Dada, Dadan Tewas Diduga Dibunuh
Saat Silaturahmi, Pencuri di Rumah Kosong Dibekuk
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU