Home  / 
Tolak Penerapan Permenhub Nomor 108 ATO Ancam Turunkan Ribuan Armada
Rabu, 14 Februari 2018 | 16:24:37
Medan (SIB) -Asosiasi Transportasi Online (ATO) menegaskan, menolak penerapan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 Tahun 2017 tentang Angkutan Sewa Khusus (ASK).  Pasalnya, Permen tersebut dinilai belum berkekuatan hukum tetap dan segala sanksi yang bakal diterapkan juga dinilai tidak berdasar atau cacat hukum.

Demikian disampaikan Ketua ATO  Lungun L Tobing didampingi Sekretaris Andi Pranata dan Bendahara Jhon Edward Manurung kepada wartawan, Senin (12/2).

"Kami tidak menolak Permenhub Nomor 108. Hanya saja, penerapan sanksi dalam peraturan tersebut belum bisa dijalankan, masih dalam uji materi di Mahkamah Agung (MA)," jelasnya ditimpali Wakil Ketua I Julianus Sembiring dan Wakil Ketua II Sam Sinaga.

Lebih jauh, Kemenhub masih akan membahas peraturan tersebut dalam 6 bulan ke depan. Dengan adanya pernyataan tersebut, segala usaha untuk menertibkan yang berkedok sosialisasi kepada mitra (driver online) hanya akal-akalan pihak Dishub saja.

"Adanya sosialisasi yang dilakukan pihak Dishub kepada mitra kami di pusat-pusat perbelanjaan dinilai merugikan dan meresahkan para driver," katanya.

Atas kondisi tersebut, lanjut Lungun, pihaknya menuntut Dishub agar segera menghentikan sosialisasi Permenhub Nomor 108 tahun 2017 sampai peraturan tersebut berkekuatan hukum tetap. Sebab, sosialisasi tersebut dinilai meresahkan masyarakat dan terindikasi dijadikan ajang pungutan liar (Pungli) oleh oknum terkait.

Jika tuntutan tersebut tidak direspon, pihaknya akan menurunkan ribuan armada yang tergabung di ATO untuk melumpuhkan Kota Medan. Selain itu, ATO juga mengancam akan menonaktifkan aplikasi sehingga masyarakat yang memanfaatkan aplikasi tersebut tidak terlayani dengan baik. Mengingat, masyarakat Kota Medan sangat membutuhkan transportasi online karena Pemprovsu tidak sanggup menyediakan angkutan massal yang murah. (A09/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Rektor Runtung Sitepu: Kasus Dosen Himma Pukulan Bagi USU
Survei Indo Barometer: Soeharto Presiden Paling Berhasil
Indonesia Tawarkan 6 Solusi Bantu Palestina Lewat KTT OKI
Singapura Siap Bantu Malaysia Selidiki Skandal Korupsi 1MDB
Anwar Ibrahim Tuntut Pemulihan Nama Baik soal Sodomi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU