Home  / 
Pertanian Beberapa Desa di Taput Hingga Kini Belum Dijamah PPL
Minggu, 14 Januari 2018 | 12:56:26
Medan (SIB) -Beberapa desa di Kabupaten Taput (Tapanuli utara) hingga kini belum dijamah PPL (Petugas Penyuluh Lapangan), akibatnya pengetahuan masyarakat petani sangat terbatas dalam mengelola lahan pertanian demi meningkatkan produksi  hasil pertanian.

Menyikapi kondisi itu, anggota DPRD Sumut Juliski Simorangkir mengungkapkan kekecewaannya  kepada wartawan di Medan. "Kita kecewa, setelah mendengar keluhan masyarakat petani di beberapa desa di Kecamatan Siatasbarita Kabupaten Taput, ternyata PPL belum sampai ke desa mereka," ujar  Simorangkir  di gedung DPRD Sumut, baru-baru ini.

Diakuinya, masalah PPL banyak dikeluhkan masyarakat dan ada yang disampaikan langsung kepada anggota DPRD Sumut. Selain masyarakat Desa Lubuhole dan Sidagal yang mengeluhkan,  petani di Desa Simanapang juga berharap pemerintah melalui instansi terkait memberikan penyuluhan melalui PPL ke desa mereka.

"Kita cukup prihatin, karena sampai saat ini masyarakat di desa tersebut belum pernah mendengar penyuluhan-penyuluhan mengenai pertanian, Padahal, dengan adanya PPL ke desa tersebut, masyarakat dapat mengetahui jenis tanaman yang cocok ditanam di desanya," ujarnya.

Apalagi, katanya, petani di Lobuhole mengolah lahan pertaniannya masih menggunakan cangkul, sementara petani di daerah lainnya sudah menggunakan peralatan modern seperti traktor. "Hasil pertanian menggunakan alat tradisional seperti cangkul  sudah tentu sangat minim dibanding menggunakan traktor dan pekerjaan juga lebih cepat," ujarnya.

Dia juga menyebutkan, PPL sangat diharapkan masyarakat Desa Parsikkaman Kecamatan Adiankoting, Taput. Karena saat ini masih banyak petani mengolah lahan pertaniannya secara tradisional dan mengikuti tradisi turun temurun, sehingga petani sering gagal panen dan produksi pertanian menurun.

PPL diharapkan membantu petani mengolah lahannya dan melakukan penanaman sesuai jadual tanam yang bisa disesuaikan dengan iklim. Kemudian, jadual pemupukan dan pupuk yang digunakan.

"Kita berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi peran PPL dan memberi proteksi terhadap pertanian dengan membantu peralatan pertanian yang lebih modern ke desa-desa yang umumnya menjadikan pertanian sebagai andalan kehidupan para petani," harap Juliski. (A03/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
JK Ingatkan AMKI Soal Potensi Radikalisme di Masjid Kampus
Jokowi akan Tetap ke Afganistan Meski Baru Saja Ada Penyerangan
Periksa Dahnil, Polisi akan Klarifikasi "Mata Elang" di Kasus Novel
Jokowi Jadi Presiden Pertama yang Buka Kongres Mahasiswa Katolik
Tolak Keberatan Pengacara, Hakim Lanjutkan Sidang Jonru
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU