Home  / 
Tidak Ingin Rasa Patriotisme Generasi Muda Luntur, LVRI Sumut MoU JSN "45 dengan Dinas Pendidikan Sumut
Sabtu, 13 Januari 2018 | 15:38:03
Medan (SIB)- Dewan Pimpinan Daerah Legiun Veteran Indonesia (DPD LVRI) Sumut sudah melaksakan MoU dengan Dinas Pendidikan Pemprovsu tentang sosialisasi jiwa semangat dan nilai-nilai juang (JSN) ཀྵ tahun 2017 lalu. Untuk tahap pertama, sosialisasi JSN '45 ini sudah dilaksanakan Oktober 2017 lalu di Pendopo  Umar Bakri Binjai, diikuti 300 pelajar dari 15 SMA/SMK sederajat. Tahap kedua akan dilaksanakan di Medan tahun ini dan akan tersosialisasi di 33 kabupaten/kota di Sumut.

Sekretaris Markas Daerah (MADA) LVRI Sumut H Subarma kepada wartawan, Kamis (11/1) di MADA LVRI Sumut Kompleks Makodam I BB Jalan Medan-Binjai mengatakan, MoU tersebut dalam rangka pelaksanaan UU nomor 15 tahun 2012 tentang LVRI dan Keppres nomor 27 tahun 2013 tentang AD/ARD LVRI. Dikatakannya, rasa nasionalisme, persatuan, kesatuan dan patriotisme bangsa tidak lagi mencerminkan sebagai bangsa pejuang.

"Ada 31 poin nilai kejuangan bangsa Indonesia yang sudah hampir punah, di antaranya, sifat tanpa pamrih sudah sangat jarang dimiliki, yang ada sekarang sudah matrealistis. Kemudian loyalitas demi bangsa, menjunjung tinggi kemanusiaan, berjiwa demokratis, menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan negara, bangga sebagai bangsa Indonesia, pantang mundur dan tidak kenal menyerah, nasionalisme dan lainnya sudah nyaris luntur," kata Subarma didampingi Ketua MADA LVRI Sumut H Alaudin AE S.IP.

Menurut dia, lagu kebangsaan Indonesia Raya jangan hanya dinyanyikan, tapi dihayati dan diamalkan. Seperti yang tertulis di lirik lagu "Bangunlah jiwanya, bangunlah raganya, untuk Indonesia Raya". "Nah yang dibangun anak bangsa itu jiwanya dulu. Ibarat pohon bambu, akarnya dulu dibangun, setelah tumbuh mengakar ke bumi lalu bertumbuh ke atas. Sehingga angin sekencang apapun yang menerpa tidak pernah merubuhkan pohon bambu," ucap Letkol Purnawirawan dari Kostrad ini.

Untuk mencegak agar bangsa ini ke depan semakin kuat, maka kata Subarma, DPD LVRI Sumut membuat MoU kepada para pelajar, karena merekalah masa depan bangsa.

Jika nilai-nilai kejuangan bangsa ini ditanamkan kepada mereka sejak dini, dipastikan jiwa mereka tidak rapuh mengahadapi tantangan perkembangan zaman ke depan. "Mereka harus punya daya tangkal, jangan sampai kehilangan optimisme, lihat saja narkoba sudah merasuk sampai generasi paling bawah," paparnya.

LVRI Sumut mengharapkan, lewat sosialisasi ini, generasi baru akan terkemas dengan nilai-nilai juang '45 yang tahan uji. Semangat 45 sudah dibuktikan para pejuang. Hanya dengan bambu runcing para pejuang kemerdekaan berani berkorban untuk bangsa. Para veteran yang masih ada tetap bekerja keras walau usia sudah lanjut, di antaranya Ketua DPC LVRI Asahan BT Pasaribu. Meski sering kesehatannya terganggu, tapi dengan semangat dia bisa membesarkan LVRI Asahan."Makanya, nilai-nilaia juang itu harus dikemas di dalam jiwa raga anak bangsa, supaya kelak di tangan mereka negara ini makin kuat," tegasnya. (A10/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Terima Kirab Obor Paskah Nasional, Bupati Karo Ajak Tingkatkan Kasih Persaudaraan
Pemkab Langkat Beri Bantuan Korban Kebakaran di Pangkalan Brandan
Kejaksaan Dairi Gelar Penyuluhan dan Penerangan Hukum di SMAN 2 Sidikalang
Dandim Tetap Pantau Kegiatan TMMD Imbangan 101 di Agara
KAHMI Langkat Gelar Musda III
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU