Home  / 
Terima Panitia Natal PWI Sumut 2017
Ketua DPRDSU: Pers Itu "Terompet" Paling Canggih Suarakan Toleransi
Selasa, 12 Desember 2017 | 11:42:14
SIB/Dok
AUDIENSI : Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman menerima audiensi rombongan Panitia Natal PWI Sumut 2017 terdiri dari Wakil Ketua PWI Sumut Wilfrid Sinaga SH, Ketua Panitia Natal Benny Pasaribu, Sekretaris Jonris Purba, Bendahara Donna Hutagalung, Seksi Dana Firdaus Peranginangin, Mega Sihombing, Eris Juliette Napitupulu, Mulyadi Hutahaean, Senin (11/12) di ruang kerjanya Gedung DPRD Sumut.
Medan (SIB)- Ketua DPRD Sumut H Wagirin Arman mengatakan perayaan Natal harus menjadi momen mempererat silaturahmi antar umat beragama dan antar suku. Sehingga perayaan Natal yang dilaksanakan setiap tahun tidak sekadar seremonial tanpa makna.

"Inilah momentum untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa bangsa Indonesia sudah ditakdirkan beragam baik agama, suku dan rasnya,"katanya saat menerima audiensi Panitia Natal PWI Sumut 2017 di ruang kerjanya, Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (11/12).

Hadir dalam audiensi tersebut, Ketua Natal PWI Sumut 2017 Benny Pasaribu, Sekretaris Jonris Purba, Bendahara Donna Hutagalung, seksi dana di antaranya Firdaus Peranginangin, Mega Sihombing, Eris Juliette Napitupulu, Mulyadi Hutahaean dan Wakil Ketua PWI Sumut Wilfrid Sinaga SH.

Wagirin juga menegaskan, silaturahmi sangat penting karena adanya sikap saling menghargai antar sesama di tengah berbagai perbedaan yang ada. "Dan Pers itu 'terompet' yang paling canggih untuk menyuarakan toleransi dalam keberagaman yang dimiliki bangsa kita,"katanya.

Lebih lanjut Wagirin mengatakan, sikap toleransi dari diri masing-masing sangat dibutuhkan di tengah berbagai ancaman perpecahan akibat hembusan isu SARA yang terus digaungkan  pihak-pihak yang ingin menghambat kemajuan bangsa. Padahal di sisi lain, menurutnya, Negara Indonesia terus berbenah dengan terus mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang mengarah pada peningkatan toleransi antar umat yang ada di Indonesia.

"Kita sudah dilahirkan di dalam keragaman yang ada. Kalau keragaman ini tidak dirangkum dalam sikap toleransi, ini akan membuat perpecahan. Padahal negara sendiri terus berbenah, contohnya menghormati seluruh agama termasuk yang terbaru mengizinkan pencantuman aliran kepercayaan pada KTP. Ini menjadi bagian dari toleransi,"tegasnya.

Karenanya, Wagirin berharap pada momen Natal 2017 ini,  bangsa Indonesia khususnya masyarakat Sumatera Utara terus memupuk ikatan persaudaraan dengan saling menghormati antar umat beragama.

"Momen Desember saudara-saudara kita yang Nasrani merayakan Natal, mari kita ikut menjaga kondusivitas supaya mereka beribadah dengan nyaman. Hal-hal seperti itu yang penting untuk menjembatani berbagai keragaman. Jangan terlalu berfikir eksklusif namun sempit, dan merasa paling benar. Meyakini agama kita benar itu harus, tapi bukan berarti mengatakan agama orang lain nggak benar, begitu," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua PWI Sumut Wilfrid Sinaga mengatakan, PWI Sumut setiap tahunnya melaksanakan kegiatan-kegiatan keagamaan baik Islam dan Kristen. Dan PWI Sumut tetap konsisten mendukung kegiatan-kegiatan tersebut.

Ketua Panitia Natal PWI Sumut 2017 Benny Pasaribu menambahkan, perayaan Natal PWI Sumut 2017 akan digelar pada 16 Desember 2017 di Hotel Danau Toba Internasional. Beberapa kegiatan pra Natal sudah dilakukan seperti pemberian bantuan kepada kaum disabilitas yang bekerjasama dengan Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI). Beberapa kegiatan lainnya juga akan digelar pada minggu ini seperti pemberian tali asih ke beberapa panti asuhan, pemberian makanan gizi tambahan serta aksi sosial "perang melawan sampah plastik" disertai pembagian bibit pohon buah yang akan digelar di Lapangan Jalan Rebab, Medan Baru pada Rabu (13/12).

Dia menambahkan,  Natal PWI Sumut 2017 dengan tema "Kasihilah Sesamamu" tersebut dilaksanakan dengan ibadah Natal yang dimulai pada pukl 16.00 WIB dan dilanjutkan dengan acara umum pada pukul 19.00 WIB. (R19/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Di Tengah Spekulasi Berdamai, Artis Terkemuka Dunia Bela Brad Pitt dalam Perebutan Anak dengan Angelina Jolie
Joshua Siahaan dan Reza Azhari Ukir Prestasi dengan Lagu dan Puisi
Sule Lajang Lagi Pasca Digugat Cerai Sebab Orang Ketiga
Senat AS Setujui UU Royalti untuk Lagu yang Diciptakan Sebelum Tahun 1972
Menag Nilai Agama Modal Indonesia Rajut Persatuan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU