Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Deklarasi Hari Sawit Nasional Digelar di Medan
* 18 November Diusulkan Jadi Hari Sawit Nasional
Senin, 20 November 2017 | 17:50:14
SIB/Dok
DEKLARASI: Direktur PPKS Hasril Hasan Siregar membacakan deklarasi Hari Sawit Nasional disaksikan Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Bambang (sebelah kanan Hasril Hasan Siregar) dan Ketua Umum DMSI, Derom Bangun (sebelah kanan Bambang) dan pengurus asosiasi sawit lainnya di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Sabtu (18/11).
Medan (SIB) -Untuk pertama kalinya, peringatan hari sawit nasional dideklarasikan dan diperingati di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Sabtu (18/11). Peringatan hari sawit nasional yang digelar di Sumut ini merupakan peringatan terhadap penemuan sejarah bahwa pertama sekali kelapa sawit dikembangkan secara komersial dengan skala besar dilakukan di Sumatera. "Saya mengapresiasi kerja keras Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI) yang didukung oleh pelaku sawit untuk mengkaji sejarah sawit nasional. Mudah-mudahan penemuan sejarah ini dapat memberikan berkah untuk kemajuan sawit Indonesia," ujar Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Bambang, Sabtu (18/11).

Lebih lanjut dikatakan Bambang, pengusulan hari sawit nasional yang jatuh tanggal 18 November nantinya akan menjadi keputusan dan ditetapkan Menteri Pertanian. "Hari sawit nasional ini nantinya akan menjadi keputusan Menteri dengan Surat Keputusan Menteri Pertanian, bahwa hari sawit nasional tanggal 18 November berdasarkan pada usulan kita hari ini," ujarnya.

Dikatakan dia, sejarah panjang perjuangan kelapa sawit Indonesia ini telah menjadi bekal bagi bangsa. Apalagi, kontribusi Pendapatan Domestik Brutto (PDB) dari keseluruhan sektor perkebunan di Indonesia mencapai Rp429 triliun, lebih besar jika dibandingkan dengan kontribusi PDB dari sektor migas yang hanya mencapai Rp365 triliun. Apalagi, dari sektor perkebunan sebesar Rp429 triliun per tahun, penghasilan khusus dari kelapa sawit mencapai Rp234 triliun per tahun.

"PDB perkebunan itu melebihi dari migas ini menyadari kita semua, bahwa perkebunan menjadi fundamental perekonomian nasional. Ini saja terjadi dalam kondisi perkebunan kita yang belum optimal, apalagi kalau perkebunan kita urus dengan benar-benar, maka produksinya bisa kita tingkatkan," terangnya.

Bambang juga mengatakan, kelapa sawit merupakan komoditas yang menguntungkan dan kelapa sawit Indonesia mampu merajai dunia. Apalagi jika tata kelolanya diperbaiki, terutama tata kelola kebun rakyat yang luas cukup banyak. Bahkan dari 11,9 juta hektare luas lahan kelapa sawit di Indonesia, di antaranya 4,7 hektare merupakan kelapa sawit rakyat. "Mari kita bersinergi dengan petani sawit, dan kita perbaiki tata kelola serta pembibitan sawit, sehingga sawit kita dapat diterima oleh dunia," ujarnya. 

Ketua Umum DMSI, Derom Bangun mengatakan, ada tiga hal penting dalam peringatan hari sawit nasional tersebut, pertama terkait dengan tanggal, tempat berkumpul memperingati dan tujuan dari peringatan hari sawit nasional.

Terkait tanggal 18 November dikatakannya, tanggal ini telah ditentukan dengan penelitian sejarah kelapa sawit di Indonesia, dimana bahan referensi merupakan literature yang terdapat di PPKS. "DMSI meminta bantuan PPKS untuk menelusuri sejarah kelapa sawit untuk mengetahui dimulainya tanaman ini menjadi tanaman komersial atau industri," ujar Derom.

Dari penelitian tersebut, lanjut dia, ditemukan bahwa tanggal 18 November 1911. M Adrien Hallet, seorang agronomis berkebangsaan Belgia, mendaftarkan konsesi Pulau Raja atau penyerahan dana sebesar 1,4 juta francs Belgia ke Societe des Huilleries de Sumatra (atau perusahaan minyak Sumatera yang berlokasi di Brussel). Modal ini digunakan untuk mengembangkan kelapa sawit skala besar di Sumatera. Momen inilah yang diyakini sebagai tonggak pencanangan awal berdirinya kebun kelapa sawit komersial pertama di Indonesia.

Kedua, lanjut dia, kenapa diperingati di PPKS. Sebab bangunan PPKS ini sudah sangat bersejarah, dimana dulu jika akan dilakukan ekspor hasil perkebunan, maka harus terlebih dahulu mendapatkan sertifikat dari PPKS. "Dulu namanya Research Institute of Sumatera Plantation Association atau RISPA," terangnya.

Sementara kenapa hari sawit nasional ini harus diperingati? Menurut Derom, minyak sawit Indonesia sudah berkembang ke semua negara. Tentunya sebagai penghasil terbesar Indonesia menghadapi tantangan yang besar. "Makanya perlu kita lakukan evaluasi secara menyeluruh untuk bisa menghadapi tantangan.
Harapan kami, dengan adanya hari sawit ini, kita bisa mendorong sesuatu langkah bersama untuk perbaikan dan kemajuan sawit Indonesia," katanya.

Direktur PPKS, Hasril Hasan Siregar mengatakan, dari permohonan DMSI kepada pihaknya, PPKS kemudian melakukan penelitian mencari dokumen dari koleksi PPKS tahun 1800-an dan sumber-sumber terpercaya, dan tim menemukan tanggal 18 November menjadi hari sawit Indonesia. "Sejarah konsensi pulau Raja menjadi tonggak pencanangan kebun kelapa sawit di Indonesia, tanggal konsensi inilah yang kita jadikan momen hari sawit nasional," ujarnya.

Dalam kesempatan itu dilakukan penandatanganan deklarasi hari sawit nasional tanggal 18 November yang ditandatangani oleh DMSI, Apkasindo (Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia), APROBI (Asosiasi Produsen Biofuels Indonesia), GPPI (Gabungan Perusahaan Perkebunan Indonesia), MAKSI (Masyarakat Perkelapasawitan Indonesia), GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia), AIMMI (Asosiasi Industri Minyak Makan Indonesia), APOLIN (Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia), GIMNI (Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia) PPKS, serta sejumlah tokoh dan petani sawit Indonesia. (A11/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Drainase Nagori Pinang Ratus Butuh Pengerukan
Jalan Nasional Jurusan Medan-Kuta Cane Berlubang dan Rawan Kecelakaan
Dianggap Melanggar Perjanjian, Warga Perdagangan Akan Lakukan Demo Tangkahan Pasir
Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Jadi Desa Sukamulia Secanggang
Pemkab Karo Sosialisasi Tata Cara Pemberian Tambahan Penghasilan PNS
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU