Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Kejari Belawan Eksekusi Terpidana Korupsi Sarana dan Alat Tangkap Ikan
* Vonis 3 Tahun di PN Medan Diperberat MA Jadi 6 Tahun Penjara
Rabu, 15 November 2017 | 14:24:31
Medan  (SIB)- Syahrizal, mantan pejabat di Dinas Pertanian dan Kelautan  (Distanla)  Kota Medan, Selasa (14/11)  dieksekusi  Kejaksaan Negeri  (Kejari)  Belawan  untuk menjalani hukuman 6 tahun penjara di LP Tanjunggusta Medan dalam perkara  korupsi  pengadaan sarana dan alat tangkap ikan TA 2014 di Distanla Kota Medan dengan nilai kerugian sebesar Rp 492.781.650.

Pelaksanaan ekskusi  itu berlangsung dengan baik dan lancar oleh jaksa penuntut umum (JPU)  Pidsus Kejari Belawan. Eksekusi dengan memasukkan terpidana ke LP Tanjunggusta untuk menjalani hukuman dilakukan JPU, karena sebelumnya Syahrizal  tidak dikenakan status tahanan Rutan, melainkan status tahanan kota  karena sakit disertai surat dokter.  

Menurut Kajari  Belawan Yusnani SH MH kepada wartawan, Selasa (14/11)  malam,  eksekusi  tersebut  dilakukan untuk pelaksanaan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA)   No 470 K/PID. SUS/2017 tanggal 26 September 2017 yang menjatuhkan vonis 6 tahun penjara terhadap Syahrizal.  Selain itu MA juga  menghukum terpidana membayar denda sebesar Rp 200 juta  serta  membayar  uang pengganti sebesar Rp 100 juta.       

Disebutkan, sebelumnya  jaksa menuntut  hukuman  agar terdakwa Syahrizal dijatuhi hukuman  2 tahun penjara dengan pertimbangan karena kerugian negara sudah dikembalikan. Tapi oleh Pengadilan Tipikor Pengadilan Negeri (PN)  Medan menjatuhkan hukuman  3 tahun penjara. Atas putusan tingkat PN Medan itu, terdakwa mengajukan banding. Namun oleh Pengadilan Tinggi (PT)  tingkat banding menguatkan putusan tingkat pertama PN Medan.

Atas putusan tingkat banding PT Medan, terdakwa Syahrizal  tidak terima lalu mengajukan kasasi ke MA-RI. Namun MA RI  menjatuhkan hukuman lebih berat  menjadi 6  tahun penjara  dari sebelumnya 3 tahun penjara.

"Perkara korupsi di Distanla Kota Medan itu tadinya hasil penyelidikan  (Lid)  dan penyidikan (Dik)  Kejari Belawan  tahun lalu," ujar Kajari Belawan Yusnani via  WA Ponsel.  (A-14/BR1/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepala LAN RI Dr Adi Suryanto MSi : PP No 11/2017, Membawa Transformasi Baru Terhadap Tata Kelola ASN
Lemhannas Minta Pemerintah Perluas Kewenangan UKP Pancasila
Benny Pasaribu: Untuk Memenuhi KEJ, Wartawan Indonesia Perlu Memahami Norma Keagamaan
Gubsu Ajak Semua Elemen Dukung Pelestarian Hutan Tropis
Dalang Pembunuh Massal Top AS Charles Manson Meninggal
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU