Home  / 
Tangkap Ikan di Perairan Indonesia, Warga Thailand Dituntut Bayar Denda Rp200 Juta
Jumat, 20 Oktober 2017 | 12:21:12
Medan (SIB) -Seorang nahkoda kapal warga negara Thailand, Phet Endu dituntut membayar denda  Rp 200 juta atau penjara selama enam bulan kurungan, karena dinilai terbukti melakukan penangkapan ikan tanpa memiliki Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) di wilayah perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

"Menuntut terdakwa Phet Endu agar membayar denda sebesar Rp 200 juta subsidair enam bulan kurungan," kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ruji Wibowo dan Ivan Taufik di Ruang Cakra I Pengadilan Perikanan Medan, Rabu (18/10) sore.

Selain itu, JPU juga meminta agar KM KHF 1980 yang ditahan  dirampas untuk dimusnahkan. JPU dari Kejari Belawan itu menganggap terdakwa Phet melanggar pasal 92 jo pasal 26 ayat (1) jo pasal 102 UU No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.

Usai mendengarkan tuntutan, majelis hakim yang diketuai Morgan Simanjuntak menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda pembelaan (pledoi) dari terdakwa.

Usai sidang, JPU Ruji menyebutkan bahwa kapal berbendera Malaysia yang dinakhodai Phet sudah menangkap ikan sebanyak 831 kilogram. "Ikan yang ditangkap seberat 831 kilogram sudah dilelang seharga Rp 831 ribu," sebutnya kepada wartawan. (A14/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
KPK Telusuri Properti Bupati Rita ke Legal Manager Agung Podomoro
DPP N4J Rayakan HUT ke-57 Presiden Jokowi di Medan
Besok Kampanye Akbar Djoss Dihadiri Ketum PDIP Megawati
Arus Balik Gunakan KA dan Pesawat Naik Signifikan, Bus Normal
Bercanda Bom di Bandara Komodo, WN Portugal Dibawa ke Kantor Polisi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU