Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Korupsi Pengadaan Komputer di Dinas Pendidikan Dairi
Dua Pejabat dan Empat Rekanan Dituntut Masing-masing 18 Bulan Penjara
Jumat, 20 Oktober 2017 | 12:15:13
Medan (SIB) -Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Dairi menuntut enam terdakwa perkara korupsi pengadaan komputer di Dinas Pendidikan Dairi masing-masing dengan hukuman setahun dan enam bulan penjara atau 18 bulan penjara.

Tuntutan itu diberikan JPU Hendri Sipahutar kepada Pasder Berutu selaku mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Dairi dan juga Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dalam perkara ini serta Wilfried Sianturi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

"Meminta majelis hakim untuk menuntut masing-masing terdakwa dengan hukuman satu tahun dan enam bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan," kata Hendri, di Ruang Cakra II Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (19/10).

Tuntutan itu juga berlaku terhadap empat rekanan yaitu Melanton Purba selaku direktur CV Langit Biru, Holman Siringoringo selaku direktur CV Ruthani Mandiri, Arifin Lumban Gaol selaku wakil direktur CV Keke Lestari dan Cut Dian Meutia selaku direktur CV Hati Mulia.

"Keempat rekanan dikenakan hukuman tambahan membayar uang pengganti (UP) masing-masing Rp 100 juta. Saat ini uang tersebut telah dititipkan di Kejari Dairi," sebut Hendri.

Adapun seluruh terdakwa dikenakan Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
 
Para terdakwa disebut telah melakukan perbuatan melawan hukum secara bersama-sama dengan melakukan korupsi pengadaan komputer di berbagai sekolah di Dairi yang anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2011 senilai Rp 2 miliar.

Setelah dilakukan audit oleh tim akuntan publik diketahui kerugian negara sebesar Rp 800 juta. Seorang tersangka dalam perkara ini yaitu Dian Kristina yang berperan sebagai penghubung antara penyelenggaraan proyek dengan rekanan belum diketahui keberadaannya dan telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). (A14/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
JK Pimpin Mediasi Perdamaian Afghanistan di Istana Wapres
Kesuksesan MTQ Provsu Tolok Ukur Keberhasilan MTQN 2018
Tahap Awal, 1.075 Ha Areal Sawit Rakyat di Sumut Peroleh Hibah Peremajaan
Pengusaha Senior Sumut Tak Berminat Maju Pimpin Kadin SU?
Jelang Hari-H Resepsi Putri Jokowi, Order Spanduk-Baliho di Medan Melonjak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU