Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Granat Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Binjai
Minggu, 13 Agustus 2017 | 13:18:07
SIB/Erwin
SOSIALISASI : Ratusan pelajar SMAN 5 Binjai antusias mengikuti sosialisasi bahaya Narkoba yang dilaksanakan Granat di aula SMAN 5 Jalan Jambi, Binjai Selatan, Sabtu (12/8).
Binjai (SIB) -Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Purwakarta, Jawa Tengah bekerjasama dengan BNNK Binjai, menggelar penyuluhan bahaya penyalahgunaan Narkoba di SMAN 5 Binjai, Jalan Jambi, Kecamatan Binjai Utara, Sabtu (12/8).

Acara itu dihadiri ratusan siswa  SMAN 5 Binjai, beberapa SKPD Kota Binjai antara lain Kadis Kesehatan Mahaniari Manalu, Kepsek SMAN 2 Binjai Hidayati Hanum, Kapten (Inf) A Yani Lubis mewakili Dandim 0203 Langkat dan Ratni Hardiana, S Sos mewakili Kepala BNN Kota Binjai. Kegiatan ini mengambil tema "Dengan Semangat Kemerdekaan, Kita Wujudkan Generasi Muda yang Cerdas, Berprestasi dan Berkarakter Tanpa Narkoba".

Kepala Sekolah SMAN 5 Binjai Hidayati Hanum dalam sambutannya mengatakan, para siswa jangan coba-coba bermain Narkoba.

"Jika kalian semua tersentuh Narkoba, maka kamu akan ketagihan. Kamu adalah anak didik yang hebat, dengan prestasi yang hebat, kamu bisa masuk di SMAN 5 Binjai. Kalian adalah anak anak pilihan, sehingga bisa masuk dan menjadi murid di sekolah ini," ucapnya.

Di tempat yang sama, mewakili Kadis Kesehatan  Mahariani Manalu, mengucapkan terima -kasih kepada Relawan Granat Jawa Tengah yang telah memberikan penyuluhan bahaya Narkoba kepada para siswa  yang ada di Kota Binjai.

"Narkoba adalah masalah besar, tentunya harus dikeroyok untuk pencegahannya. Narkoba juga menjadi tanggung-jawab kita semua, dan dinas kesehatan juga mempunyai tanggung-jawab tersebut. Sekali masuk dan memakai Narkoba, sulit untuk lepas dan sulit untuk diobati. Dalam hal ini, kami berharap SMAN 5 Binjai bebas Narkoba," harapnya.

Sementara itu, Khaidar, Relawan Granat Purwakarta, Jawa Tengah, yang juga sebagai ketua panitia penyelenggara mengatakan, relawan Granat tidak akan berhenti memberikan edukasi.

Pada acara tersebut, BNNK Binjai yang diwakili Ratni Hardiani Sembiring memberikan contoh kepada para siswa tentang bahaya dan masuknya Narkoba melalui layar monitor. Bahkan gaya baru yang diterapkan mereka yakni dijual melalui Instagram dan permen.

Ratni juga mengutarakan, aparat penegak hukum ada juga yang terlibat dengan peredaran barang haram ini, karena tergiur  uang yang berlimpah. "Ada sekitar Rp 63,1 triliun uang yang beredar dari peredaran Narkoba di Indonesia. Berdasarkan catatan BNN, ada sekitar 943 ribu pencandu yang sudah direhabilitasi dari sekitar 6 juta pengonsumsi Narkoba. Di kalangan pelajar mahasiswa dan SLTA ada sekitar 27 persen, yang mengonsumsi Narkoba. "Fenomena ini sangat memprihatinkan, saat ini menjadi tanggung-jawab kita bersama untuk memberantas Narkoba di muka bumi Indonesia,"serunya. 

Kegiatan sosialisasi ini juga diselingi dialog interaktif dan pemberian cenderamata.(A25/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pimpinan DPR Minta Calon Pemimpin Tak Hanya Kejar Popularitas
Novanto Layangkan Gugatan ke PTUN Soal Pencegahan ke Luar Negeri
Kayuh Sepeda Kuning, Jokowi Bagikan Sepeda Merah
Viral Video Siswa SD Hisap Vape, KPAI Minta Ortu Turun Tangan
Said Aqil Minta Pencatut Logo PBNU di Iklan Kondom untuk LGBT Ditangkap
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU