Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Orientasi Penguatan Kepemimpinan Himpaudi Libatkan KPK
* Gubsu Minta Pendidikan Terbaik untuk Anak-anak
Sabtu, 12 Agustus 2017 | 15:23:15
SIB/Dok
FOTO BERSAMA : Wakil Ketua KPK Saut Situmorang foto bersama Gubsu HT Erry Nuradi didampingi istri, yang juga Bunda PAUD Provinsi Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Prof Hj Netty Herawati, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Bunda Paud kabupaten/kota serta lainnya di Aula Martabe Kantor Gubsu, Kamis (10/8).
Medan (SIB) -Gubsu HT Erry Nuradi dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang berpesan agar para pengajar memberikan bimbingan terbaik kepada anak-anak untuk membangun Indonesia seutuhnya.

Hal itu diungkapkan mereka pada acara pembukaan kegiatan Orientasi Penguatan Kepemimpinan Himpunan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), di Aula Martabe Kantor Gubsu, Kamis (10/8).

Hadir juga dalam kegiatan tersebut  Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Prof Hj Netty Herawati, Bunda PAUD Provinsi Sumut Hj Evi Diana Erry Nuradi, Kadis Pendidikan Sumut Arsyad Lubis, Bunda Paud kabupaten/kota serta ratusan pengajar PAUD dari berbagai daerah.

"Harus diingat, sebagai pihak yang memberi pendidikan, para pengajar perlu tahu bahwa masa anak-anak atau usia dini adalah masa keemasan. Sehingga  harus diberikan pendidikan terbaik untuk mereka," ujar Gubsu.

Disampaikannya, bahwa negara maju seperti Jepang, menjadikan profesi guru atau pengajar sebagai prioritas penting yang harus diperhatikan. Sehingga hal tersebut patut menjadi contoh bagi Indonesia, khususnya Sumut untuk bisa mengedepankan kepentingan dunia pendidikan bagi kemajuan di masa mendatang.
Apalagi anak-anak adalah masa depan bangsa yang juga harus dibekali ilmu, ditanamkan nilai moral, agama dan lainnya.

"Bagaimana kita meletakkan kemampuan mendidik anak untuk membimbing jiwa seni, moral, agama, kecerdasan dan kemandirian. Tentu dalam tumbuh kembangnya, stimulasi ini diperlukan dalam perkembangan anak," kata Gubsu.

Sebagai sosok yang menjadi contoh bagi anak-anak khususnya usia dini lanjut Gubsu, perlu disatukan konsep dan kemampuan melalui kegiatan seperti orientasi penguatan kepemimpinan atau capacity building. Dengan begitu semua pengajar PAUD harus memahami apa yang menjadi tugas pokok dan fungsinya sebagai pembimbing dan motivator kepada anak didik.

Selain itu, Gubsu juga menyampaikan komitmennya terhadap perkembangan PAUD di Sumut. Sebab pendidikan yang berkualitas akan bisa didapatkan, jika tenaga pengajar mendapatkan honor sesuai apa yang ia kerjakan. Sehingga pemerintah provinsi (Pemprov) akan mengupayakan semaksimal mungkin bantuan kepada PAUD sebagai bagian dari wujud mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Kami akan upayakan semaksimal mungkin bantuan kepada PAUD, apakah bisa seperti baju seragam atau bahkan insentif. Karena itu saya tugaskan kepada Dinas Pendidikan untuk berkonsultasi dengan BPKP atau BPK, kalau memungkinkan akan ditindaklanjuti dalam APBD yang akan datang," kata Gubsu yang selanjutnya membuka kegiatan.

Sementara Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang yang hadir pada acara tersebut menyampaikan, bahwa lembaganya harus masuk ke semua jenjang pendidikan termasuk PAUD, sebagaimana perintah undang-undang. Karenanya, banyak materi yang disampaikan lebih mengedepankan bagaimana memberikan pendidikan kepada generasi muda untuk bisa menjadi pribadi yang baik, jujur dan hebat.

"Apa yang harus kita lakukan untuk membangun Indonesia seutuhnya, bagaimana kita memberikan pendidikan terbaik kepada anak-anak, jangan sambilan. Begitu juga dengan kemungkinan adanya bantuan dari pemerintah, bisa dimanfaatkan dana desa yang ada," sebut Saut yang menyampaikan tiga prioritas dana desa yakni pembangunan embung (irigasi), BUMDes dan sarana olahraga.

Dirinya juga meminta pemerintah daerah memperhatikan perkambangan PAUD. Sebab apa yang diberikan saat ini kepada anak-anak, baru dapat dilihat hasilnya 30 tahun mendatang. Sehingga KPK akan tetap ada di tengah-tengah PAUD, bagaimana lembaga ini bisa maju dan memberikan yang terbaik untuk anak-anak usia dini.(A11/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Longsor di Jember, 3 Orang Dilaporkan Tertimbun
Tiang LRT Timpa Rumah, Polisi Periksa Operator
Ada 2 Kader NU yang Bertarung, JK Nilai Pilgub Jatim akan Menarik
KPK Periksa Direksi dan Karyawan PT CGA Terkait Kasus Bupati Rita
Tak Bawa Senter Saat Cari Ikan, Guru Honorer di Aceh Diterkam Buaya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU