Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Medan-Rostov on Don Moskow Jajaki Kerjasama “Sister City”
Sabtu, 12 Agustus 2017 | 15:19:58
SIB/Dok
KOTA BERSAUDARA: Wali Kota Medan Drs T Dzulmi Eldin bersama Ketua Tim Penggerak PKK Rita Maharani bersama Wakil Wali Kota Rostov on Don foto bersama usai menandatangani kesepakatan keinginan bekerjasama kota bersaudara,4 Agustus 2017 di Moskow.
Medan (SIB) -Kota Medan kembali melakukan penjajakan kerjasama antar kota besar dunia untuk mempromosikan dan memercepat pertumbuhan ekonomi dan investasi. Meski berjauhan jarak dan berbeda bahasa serta budaya, namun Kota Rostov on Don, Moskow, Rusia menyatakan keinginannya menjalin kerjasama dengan  Kota Medan.

Rencana kerjasama ini ditandai penandatanganan surat pernyataan keinginan melakukan kerjasama antara Wali Kota Medan Drs HT Dzulmi Eldin  dengan Wakil Wali Kota Rostov on Don Dmitriy Hernyshov dalam pertemuan yang difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow di sela acara Gebyar Festival Indonesia ke-2 di Hermitage Garden, Moskow, 4 Agustus 2017.

Kepala Bagian Hubungan Antar Kota dan Daerah (Hakda) Setda Kota Medan Drs Rivai Nasuiton MAP kepada SIB, Rabu (9/8) menyebutkan Kota Medan ternyata cukup dikenal di Kota Moskow. Bahkan pengenalan Kota Medan yang memiliki posisi strategis di wilayah Indonesia bagian Barat menjadi daya tarik tersendiri bagi Kota Rostov on Don, untuk menjalin kerjasama Sister City di berbagai bidang.

Dikatakan Rivai Nasution, Wakil Wali Kota Rostov on Don bahkan berharap proses kerjasama bisa terus berlanjut melibatkan pelaku usaha. "Wakil Wali Kota Dmitriy Hernyshov meminta warga kedua kota untuk secara dari hati ke hati, orang per orang untuk mengembangkan kerjasama dan persahabatan," kata Rivai.

Wali Kota Dzulmi  Eldin dalam kesempatan itu memaparkan berbagai potensi khas yang tidak dijumpai di kota-kota besar dunia lainnya. "Kami memiliki beragam adat budaya yang sangat kaya dan dikagumi mancanegara. Kota Medan juga memiliki beragam makanan khas yang sulit dilupakan sehingga wisatawan akan selalu kembali ke Kota Medan," papar Eldin.

Selain itu dipaparkan pula potensi Bandara Internasional Kuala Namun yang setiap hari padat lalulintas penerbangan antar kota besar sehingga Medan masuk dalam jajaran kota terkemuka di dunia.

KBRI Moskow yang melihat keseriusan kedua pemerintahan kota itu telah menugaskan Minister-Councelor  Politik dan Sekretaris II Protkons untuk melakukan pertemuan dengan Kepala Kerjasama Internasional Kantor Wali Kota Rostov on Don, Maria Krylosova guna menindaklanjuti realisasi  kerjasama sister city antara Kota Medan dengan Rostov on Don.

Sebagai kota yang memiliki pelabuhan yang dekat dengan akses internasional, Medan dapat menjadi mitra kegiatan ekspor dengan Rostov on Don yang merupakan kota pelabuhan di tepi sungai Don yang bermuara ke Laut Azov dan juga merupakan jalur pengiriman utama yang menghubungkan Barat Daya Rusia dengan bagian Utara. Rostov on Don merupakan pelabuhan perdagangan komoditas bagi Rusia, Italia, Yunani dan Turki, seperti wol, gandum dan minyak.

Rostov on Don adalah kota yang terletak di Bagian Selatan Rusia dan merupakan pusat administratif Provinsi Rostov yang berjarak 1.076 km dari Moskow.  Luas wilayahnya 349km dan jumlah penduduk 1.109.800  jiwa. Rostov on Don juga termasuk kota pendidikan.

Tercatat ada 21 destinasi wisata yang menjadi tujuan kunjungan wisata di kota ini. Saat ini kota Rostov on Don telah menjadi kota terbesar ketiga di Rusia yang memiliki universitas perkeretaapian dan memiliki pabrik kereta api, disamping pembuat pesawat perang Sukhoi, tank dan teknologi nuklir. Kota Rostov on Don oleh Pemerintah Rusia juga dijadikan sebagai tuan rumah  Piala Dunia 2018.

Sejumlah negara juga membuka Kantor Konsulat Jenderal di kota tersebut seperti Ukraina, Armenia, Romania, Hongaria serta Konsul Kehormatan Perancis, Spanyol, Macedonia, Korea Selatan dan Macau.

Hingga saat ini Medan telah menjalin kerjasama Kota Bersaudara dengan empat kota yaitu Kota George Town, Pulau Pinang, Malaysia (1984), Ichikawa, Jepang (1989), Gwangju, Korea Selatan (1997), dan Chengdu, China (2002) ditambah satu kerjasama Kota Bersahabat (Friendship City) yaitu Bandaraya Ipoh, Malaysia (2009). (R18/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Longsor di Jember, 3 Orang Dilaporkan Tertimbun
Tiang LRT Timpa Rumah, Polisi Periksa Operator
Ada 2 Kader NU yang Bertarung, JK Nilai Pilgub Jatim akan Menarik
KPK Periksa Direksi dan Karyawan PT CGA Terkait Kasus Bupati Rita
Tak Bawa Senter Saat Cari Ikan, Guru Honorer di Aceh Diterkam Buaya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU