Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Polsek Medan Barat Mediasi Perselisihan Suami Istri
Kamis, 20 April 2017 | 14:02:27
SIB/dok
Personil Bhabinkamtibmas Polsek Medan Barat saat melakukan mediasi atau problem solving perselisihan antara pasangan suami istri, Prana Rahmadan dan Riska Dayanti Boru Harahap di Jalan Putri Hijau Lingkungan XII Kelurahan Silalas Kecamatan Medan Barat, Rabu (19/4).
Medan (SIB)- Personil Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polsek Medan Barat melakukan mediasi atau problem solving perselisihan antara pasangan suami istri, Prana Rahmadan dan Riska Dayanti Boru Harahap.

"Jadi tadi siang, personil Bhabin kita mendengar ada perselisihan suami istri yang tinggal di Jalan Putri Hijau Lingkungan XI Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat. Si istri mengaku mau ditikam suaminya. Dia sempat meminta pertolongan ke Kantor Samapta Polrestabes Medan," kata Kapolsek Medan Barat Kompol Victor Ziliwu, Rabu (19/4).

Mendengar adanya perselisihan itu, personil Bhabinkamtibmas Polsek Medan Barat langsung mendatangi rumah mereka untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Tak jauh dari rumah itu, petugas melihat Ernawaty, ibu dari Prana Rahmadan berlari ke atas rel KA dan berusaha ingin bunuh diri dengan cara melompat dari jembatan rel KA ke sungai. Melihat itu, personil Bhabinkamtibmas Polsek Medan Barat bersama Kepling dan masyarakat langsung menyelamatkan Ernawaty.

"Setelah situasi tenang, personil Bhabin kita mengumpulkan semua yang bermasalah, suami-istri (Prana Rahmadan-Riska Dayanti Boru Harahap), termasuk Ernawaty, ibu Prana Ramadhan serta kakaknya untuk dimintai keterangan atas penyebab kejadian tersebut," ujar Victor.

Proses mediasi juga disaksikan personil Babinsa Kelurahan Silalas Sertu Helmy, Personil Kesdam I/BB Koptu Muji dan Kepling XII Kelurahan Silalas Dedy Batubara. Dari mediasi itu diketahui memang terjadi kesalahpahaman suami yang menyangka kedatangan kakak iparnya (Lely Sumarni) ke rumahnya untuk menceraikan Prana Ramadhan dari istrinya, Riska Dayanti Boru Harahap. Padahal, kedatangan kakak iparnya itu untuk melihat bayi mereka yang baru lahir, bukan untuk menceraikan mereka.

"Nah, setelah mendengar penjelasan tersebut, Prana Ramadhan sadar dan mengaku khilaf. Sambil menangis dia langsung memeluk ibunya (Ernawaty) dan istrinya (Riska Dayanti Boru Harahap)," terang Victor.

Dalam suasana haru, personil Bhabinkamtibmas Polsek Medan Barat bersama Kepling langsung memberikan nasihat kepada mereka untuk tetap menciptakan cinta dan kasih sayang serta memberikan pencerahan kepada ibu Ernawaty untuk tidak selalu berpikiran singkat/buntu menyelesaikan sesuatu permasalahan apapun. "Dalam kesempatan itu, Prana Ramadhan juga berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi dan kita perintahkan untuk membuat surat pernyataan," pungkasnya. (A18/q)




Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Gubernur Riau: Rohul Merupakan Daerah Strategis
2 Gajah Mati di Aceh Timur Berusia 10 dan 20 Tahun
Massa Koalisi Transportasi Aceh Tolak Kehadiran Angkutan Online
Banjir di Sungai Dekat Gunung Slamet, Banyak Kendaraan Hanyut
Jumlah Napi Tipikor di Indonesia 3.801 Orang, Paling Banyak di Jatim
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU