Hotel Tapian Nauli
US XII
Home  / 
Curi Besi Bekas Reklame, 2 Oknum PNS TRTB Pemko Medan Ditangkap
Rabu, 11 Januari 2017 | 17:09:02
Delitua (SIB)- Dua oknum pegawai negeri sipil (PNS) Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Pemko Medan RG (38) warga jalan Keruntung Kelurahan Sidorame Medan Timur dan AV (40) warga Jalan Kemiri III Medan, beserta enam rekannya ditangkap saat mencuri  dan akan menjual besi bekas papan reklame di lapangan Cadika Jalan Karya Wisata Medan Johor, Senin (9/1) sekira pukul 20.00 WIB.

Informasi yang dihimpun wartawan Selasa (10/1),  pencurian yang dilakukan keduanya  terungkap  saat seorang petugas honor satpol PP Pemko Medan (saksi) berinisial MIDK (25) melihat dua truk bermuatan puluhan ton besi bekas reklame hendak dibawa keluar oleh kedua pelaku dan keenam rekannya. Saksi langsung  menyetop dan menghentikan truk serta menutup  pintu gerbang utama sembari menelepon atasannya.

Selanjutnya saksi  melaporkannya ke pihak Kasi Pengawasan dinas TRTB  Medan dan  meneruskan laporan tersebut ke Polsek Delitua.

Tidak lama berselang, petugas Polsek Delitua yang tiba langsung mengamankan delapan pelaku dan memboyong ke Polsek Delitua.

Kapolsek Delitua Kompol Wira Prayatna didampingi Kanit Reskrim Iptu M Rian Permana SIK dalam keterangan persnya membenarkan hal tersebut dan menetapkan RG dan AH sebagai tersangka.

Mantan Wakasat Narkoba Polrestabes Medan itu mengatakan, berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, kedua tersangka akan menjual besi tersebut ke PT MM. 

Sementara itu keenam rekan tersangka yang diduga turut membantu saat ini masih dalam penyelidikan guna memastikan keterlibatannya.

"Masih kita lakukan pemeriksaan. Sejauh ini masih sebagai saksi," ujar Kapolsek seraya menjelaskan pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terhadap oknum yang diduga terlibat dalam skandal penjualan asset milik Pemko Medan tersebut.

Wira juga mengatakan, kedua tersangka juga pernah melakukan perbuatan yang sama pada November 2016 lalu.

Atas perbuatan tersangka tersebut kata Wira, negara mengalami kerugian mencapai Rp. 800 juta.

"Barang bukti sudah kita amankan. Sementara itu, atas perbuatannya, kedua pelaku dipersangkakan melanggar pasal 363 KUHPidana dengan ancaman 5 tahun penjara,'' tutup Wira. (Dik-1/d)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
13 Kecamatan di Medan Rawan Bencana
Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Guru PAUD
Proyek Penimbunan Jalan Provinsi Rp 10 M di Silau Laut Asahan Terancam Tak Selesai
Hakim Cecar Nazaruddin Soal Dugaan Novanto Terima USD 500 Ribu
Pengunduran Diri Ngogesa Sitepu Sebagai Cawagubsu Disahkan Golkar
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU