Hotel Tapian Nauli
Home  / 
Pertanyakan Tanah Ulayat
Warga Lumban Sitorus Parmaksian Datangi DPRD Tobasa
Jumat, 8 Mei 2015 | 10:52:48
SIB/Eduwart MT Sinaga
DATANGI : Warga Desa Lumban Sitorus mendatangi DPRD Tobasa di Jalan Sutomo Pagar Batu Balige, Kamis (7/5).
Balige (SIB)- Masyarakat Lumban Sitorus Kecamatan Parmaksian Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) Kamis (7/5), mendatangi gedung DPRD Tobasa di Jalan Sutomo Pagar Batu Balige. Mereka mempertanyakan hasil  rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD Tobasa, PT TPL Tbk, BPN dan warga Desa Lumban Sitorus terkait penguasaan tanah adat mereka  oleh perusahaan penghasil pulp  di Kecamatan Parmaksian.

“ Kami ingin mempertanyakan hasil tindak lanjut RDP pada 1 April  lalu, terkait tanah ulayat Jior Sisada-sada dan Silosung yang telah dikuasai PT TPL Tbk yang dulunya bernama PT Inti Indorayon Utama. Kami minta kejelasan lanjutan RDP tersebut, sehingga tanah seluas 32 hektare yang telah dikuasai perusahaan kurang lebih 30 tahun dikembalikan kepada warga Desa Lumban Sitorus, “ sebut Sammas Sitorus mewakili warga.

Aksi yang berlangsung kurang lebih 1 jam ini, diterima Ketua DPRD Tobasa  Boike Pasaribu didampingi anggota Komisi A  diantaranya, Winner Sinambela , Afron Sirait , Tohonan Siagian, Alo Sianipar dan Rustam Silalahi.

Di hadapan puluhan warga Desa Lumban Sitorus,  Boike Pasaribu menyebutkan,  masalah tersebut saat ini masih ditindaklanjuti Komisi A DPRD Tobasa. “Jadi tidak benar apa yang saudara-suara sebutkan DPRD Tobasa tidak serius menyikapi persoalan ini, “ tegasnya.

Diterangkannya, sebagai bentuk tanggungjawab, DPRD Tobasa  akan berangkat ke BPN Pusat guna mempertanyakan persoalan ini khususnya keluarnya perpanjangan HGU yang dimiliki perusahaan untuk 20 ke depan. “ Kita juga akan  berangkat ke Palembang, agar nantinya di Tobasa  juga tanah-tanah ulayat diakui dan akan dibuatkan Perdanya," terang Boike.

Sebelum membubarkan diri, disepakati  warga Lumban Sitorus dan DPRD Tobasa melalui Komisi A akan melakukan diskusi-diskusi terkait persoalan tanah ulayat Lumban Sitorus tersebut. (F01/c)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Drainase Nagori Pinang Ratus Butuh Pengerukan
Jalan Nasional Jurusan Medan-Kuta Cane Berlubang dan Rawan Kecelakaan
Dianggap Melanggar Perjanjian, Warga Perdagangan Akan Lakukan Demo Tangkahan Pasir
Ketua DPRD Hadiri Peringatan Hari Jadi Desa Sukamulia Secanggang
Pemkab Karo Sosialisasi Tata Cara Pemberian Tambahan Penghasilan PNS
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU