Home  / 
Wali Kota P Siantar Pimpin Upacara Hari Santri Nasional
Selasa, 23 Oktober 2018 | 20:35:23
SIB/Dok
PIMPIN : Wali Kota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM membacakan pidato Kementerian Agama pada upacara Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Kelurahan Pondok Sayur Pematangsiantar, Senin (22/10).
Pematangsiantar (SIB)- Wali Kota Pematangsiantar H Hefriansyah SE MM memimpin upacara Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Salafiyah Darussalam Kelurahan Pondok Sayur Pematangsiantar, Senin (22/10).

Amanat Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin dibacakan Wali Kota Pematangsiantar selaku inspektur upacara menerangkan, keputusan Presiden Joko Widodo nomor 22 tahun 2015 tentang hari santri merupakan babak baru dalam sejarah umat Islam Indonesia.

"Mulai hari itu, kita dengan suka cita memperingatinya sebagai wujud relasi harmoni antara pemerintah dan umat Islam, khususnya bagi kalangan kaum santri. Pemerintah sudah sepatutnya memberikan apresiasi bagi perjuangan kaum santri yang secara nyata memberikan andil besar bagi terbentuk dan terjaganya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," tuturnya.

Oleh karena itu, peringatan hari santri harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama, agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran, dan berkeadilan.

"Melalui upacara kali ini, saya ingin menyampaikan bahwa Kementerian Agama pada peringatan tahun 2018 ini mengusung tema Bersama Santri Damailah Negeri. Isu perdamaian diangkat sebagai respon atas kondisi bangsa yang saat ini sedang menghadapi berbagai persoalan, seperti maraknya hoaks, ujaran kebencian, polarisasi simpatisan politik, propaganda kekerasan, hingga terorisme," sebutnya.

Hari Santri tahun ini disebutkan merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang berorientasi pada spirit moderasi Islam di Indonesia, dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran, dan komitmen cinta tanah air. Diharapkan, semakin vokal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai, serta menekan lahirnya konflik di tengah tengah keberagaman masyarakat.

"Marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, dan kepada siapapun," imbuhnya.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Wali kota berpesan kepada generasi muda santri, agar momentum Hari Santri Nasional ini dijadikan sebagai langkah merumuskan strategi yang visioner. Guna menjawab tantangan dan dinamika pendidikan, kehidupan dan kebangsaan dengan berpegang teguh kepada Pancasila, menjaga UUD 1945, menjaga Bhinneka Tunggal Ika dan menjaga keutuhan NKRI khususnya di Kota Pematangsiantar untuk semakin mantap, maju dan jaya, katanya. (D12/f)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Paripurna RPJMD Hanya Dihadiri 10 Anggota Dewan
Wali Kota Medan dan Kapoldasu Raih Gelar Magister Hukum di Medan
Anggota DPRD Medan Nilai, Pemko Masih Tebang Pilih Tertibkan Reklame
Melindungi Anak-anak Dari Bahaya Rokok
Bupati Indramayu Tepis Isu Mundur karena Masalah di KPK
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU