Home  / 
Pemenang Lelang Rehabilitasi Gedung VIP Berlian RSUD HAMS Kisaran Dituding Tidak Memenuhi Syarat Kualifikasi
* Ketua Pokja : Keberatan, Silahkan Lapor APIP
Jumat, 19 Oktober 2018 | 22:18:18
Kisaran (SIB) -Lelang ulang rehabilitasi/renovasi Gedung VIP Berlian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Haji Abdul Manan Simatupang (HAMS) Kisaran berbiaya Rp 750 juta diduga sarat KKN, karena dimenangkan perusahaan yang dituding tidak memenuhi syarat kualifikasi.

Hal itu diungkapkan Wakil Direktur CV Aliran Hidup Wira Adi Surya, kepada  SIB, Jumat (13/10) di Kisaran.  "CV C yang dimenangkan Pokja ULP Asahan kita duga tidak memenuhi syarat kualifikasi. Kita mensinyalir ada "permainan" di lelang ini," ujar Wira.

Dijelaskan Wira, lelang kedua rehabilitasi RSUD HAMS Kisaran sesuai dokumen pengadaan pada Bab IV lembaran data kualifikasi poin B persyaratan kualifikasi angka 3, disebutkan harus memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU), yang telah teregistrasi dengan bidang/subbidang pekerjaan antara lain BG 008 (bangunan sarana kesehatan).

Sementara, lanjut Wira, berdasarkan data SIKI LPJK Net, perusahaan CV C sebagai pemenang lelang ulang rehabilitasi/renovasi Gedung VIP Berlian RSUD HAMS Kisaran, tidak teregistrasi. "Kondisi ini berbanding terbalik dengan permintaan dokumen pengadaan dimana SBU perusahaan harus teregistrasi. Namun, herannya Pokja Jasa konstruksi ULP Asahan tetap memenangkan perusahaan dimaksud, suatu hal wajar kita menuding ada sesuatu di lelang kedua tersebut," ucapnya.

Terkait ini, Ketua Pokja Jasa Konstruksi  ULP Asahan pada proyek tersebut Khairun, ketika dikonfirmasi SIB, Jumat (13/10) melalui telepon seluler membenarkan mereka memenangkan CV C pada lelang kedua  rehabilitasi/renovasi Gedung VIP Berlian RSUD, HAMS Kisaran berbiaya Rp 750 juta.

Ditanya penetapan pemenang lelang kedua proyek itu oleh Pokja ULP Asahan diduga sarat KKN, karena memenangkan perusahaan yang tidak memenuhi syarat kualifikasi sesuai dokumen pengadaan. Khairun menjawab, jika ada perusahaan yang keberatan silahkan membuat bantahan sesuai prosedur, atau bila pelu membuat laporan ke APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah).

"Kalau memang ada bukti, silahkan lapor ke APIP,"kata Khairun. (E02/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Raih Action Star of the Year, Aktris Zimbabwe-Amerika Ungguli Chris Pratt dan Ryan Reynolds
Adjie Notonegoro Kini Mengembala, Berkesaksian di GBI GranDhika Medan
Hombo Batu Disuguhkan di Stosa Art Parade 3
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU