Home  / 
Diduga Jadi Sarang Maksiat, Bangunan Liar di Kecamatan STTU Jehe Dibongkar
Rabu, 17 Oktober 2018 | 18:59:06
SIB/Mahadin.Boangmanalu
DIBONGKAR: Dengan menggunakan alat berat dari BPBD dan dinas PUPR, bangunan yang menjadi sarang penyakit masyarakat dibongkar di jalan lintas Pakpak Bharat-Subulussalam, Aceh pada Senin (16/10) dibongkar .
Pakpak Bharat (SIB) -Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu, memimpin eksekusi bangunan liar yang diduga selama ini menjadi sarang prostitusi dan peredaran narkoba di Dusun Bulu Didi, Desa Tanjung Mulia, Kecamatan STTU Jehe, Senin (15/10).

Turut dalam penertiban tersebut, Kapolres AKBP Ganda M Saragih SIK, Dandim 0206 Dairi, Letkol ARH Hadi Purwanto SH, Dawin Gajah mewakili Kejaksaan Negeri Dairi, Sekda Sahat Banurea, Camat Sitellu Tali Urang (STTU) Jehe, Darliati Ujung, Ketua MUI Pakpak Bharat Malindung Capah, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda.

Di lokasi eksekusi, Remigo mengatakan, bangunan yang dibongkar habis tersebut dinilai melanggar Peraturan Bupati (Perbub) dan Peraturan Daerah (Perda). Pasalnya, bangunan yang berdiri dan beroperasi diduga menjadi sarang prostitusi dan sarang narkoba, yang jelas sudah menyalahi aturan pemerintah maupun hukum adat setempat. "Dari awal kita sudah buat surat peringatan kepada pemilik bangunan mulai dari bulan Mei dan sampai saat ini baru bisa kita lakukan pembongkaran," jelas Bupati.

Bupati Remigo juga menjelaskan, jika masyarakat ingin mendirikan usaha legal atau masih di jalur yang benar, pemerintah Pakpak Bharat sudah menyiapkan pinjaman lunak yang dapat membantu masyarakat setempat sebagai modal usaha.

"Tapi untuk usaha yang legal ya!" tegasnya.

Hal senada juga dikatakan Kasat Pol PP yang baru menjabat, Kastro Manik, eksekusi dilaksanakan setelah melalui tahapan-tahapan dan sudah dimusyawarahkan dengan masyarakat, tokoh agama serta Forkopimda. "Selaku anggota, saya hanya menjalankan perintah Pak Bupati, sesuai aturan yang berlaku tanpa melanggar norma norma hukum, baik hukum adat setempat maupun hukum negara," jelas Kastro.

Pantauan wartawan, pembongkaran dilakukan dengan menerjunkan puluhan personel Satpol PP Pakpak Bharat dan alat berat, setelah lokasi tersebut diketahui terindikasi sebagai sarang penyakit masyarakat berupa prostitusi, peredaran minuman keras, bahkan terjadi human trafficking atau perdagangan manusia. (DIK/MBM/l)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Raih Action Star of the Year, Aktris Zimbabwe-Amerika Ungguli Chris Pratt dan Ryan Reynolds
Adjie Notonegoro Kini Mengembala, Berkesaksian di GBI GranDhika Medan
Hombo Batu Disuguhkan di Stosa Art Parade 3
Ratusan Petani Sirapit Unjuk Rasa di Kantor Bupati dan BPN Langkat
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU