Home  / 
Ratusan Tenaga Honor K2 Datangi Kantor Bupati Langkat Tolak Tes CPNS Umum
Jumat, 21 September 2018 | 17:11:39
SIB/Sukardi Bakara
TOLAK : Ratusan tenaga honorer Pemkab Langkat mendatangi kantor Bupati Langkat menolak pelaksanaan tes CPNS secara umum Kamis (20/9).
Langkat  (SIB) -Ratusan  tenaga  honor  dari berbagai bidang administrasi  tergabung  Pengurus   Forum  Honorer Kategori  2 Indonesia   ( FHK2I)  Kabupaten Langkat mendatangi  kantor Bupati Langkat, menolak  pelaksanaan tes   CPNS  secara umum , Kamis (20/9).

Kordinator aksi  M Sarifuddin   dari tenaga adminisitrasi   Dinas P dan P Kabupaten Langkat mengaku  tuntutan aspirasi FHK2I mengatasnamanakan 394  orang tenaga honorer  K2 dari berbagai   SKPD yang ada di Langkat ,merupakan aspirasi serentak   se-Sumut,  karena  prihatin  selaku tenaga honor sudah  ada yang bekerja selama 15 tahun  namun belum diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (ANS).

"Kami menolak  pelaksanaan tes CPNS  secara umum sesuai PerMenpan RB RI  No 36 tahun 2018  dan kami meminta mengutamakan pengangkatan honor K2  lebih dahulu tanpa  ada persyaratan batas  umur maksimal 35 tahun, " sebut  pengunjukrasa didepan pintu pagar kantor Bupati Langkat.

Usai melakukan orasi, sejumlah perwakilan pengunjukrasa disambut  oleh  Kadis Dikjar Langkat Syaiful Abdi  untuk diterima menemui   Asisten  Adminisitrasi dan Tata Pemerintahan  Langkat Abdul Karim   dan perwakilan Badan Kepegawaian Daerah (BKD ) Langkat  diwakili Ibnu Hajar  di ruangan Asisten I  .
Menurut perwakilan pengunjukrasa Rabitha, Siti Mur, Dedy Harahap, Azwar dan Zulfikri dan Ustadz Arifin, mereka dari perwakilan honorer dari bidang pendidikan, kesehatan, perikanan dan Kelautan maupun  Perawat Tenaga  Kerja Sukarela  (TKS)  di  Rumah Sakit Tanjungpura, sedih akan nasib mereka karena berpuluhtahun  sebagai honorer namun mereka belum diangkat sebagai PNS. Padahal tugas dan tanggungjawab sama berat dengan seorang PNS  
"Kami prihatin ada atlit peraih medali emas  baru-baru ini ,mereka bisa diangkat sebagai PNS namun kami telah puluhan tahun mengabdi tidak bisa juga diangkat sebagai  PNS," sebut  M Sarifuddin.   

Mendengar pernyataan perwakilan pengunjukrasa Asisten I  Adminsiitrasi dan Tapem Abdul Karim  selaku perwakilan Pemkab Langkat mengaku  mendukung aspirasi  para tenaga honorer Pemkab Langkat untuk diutamakan diangkat sebagai PNS. Namun Pemkab Langkat dalam hal ini tidak dapat mencampuri jauh karena hal ini kebijakan pemerintah pusat yakni   Permenpan RB  RI.

"Kebijakan pengangkatan CPNS ini menyangkut Undang -undang jadi penyelesaiannya harus ada  Peraturan Penganti Undang Undang (Perppu) , Pemkab Langkat siap mendukung dan  menyampaikan kepada Bupati Langkat untuk meneruskan ke Menpan RB  nantinya ",sebut Abdul Karim seraya mengaku hingga kini Penerimaan CPNS Umum belum dibuka karena menunggu adanya kebijakan dari Pemerintah Pusat.

Namun dalam kesempatan itu  Abdul Karim  mengajak para honorer terus menyampaikan tuntutannya termasuk  menyurati DPRD Langkat untuk mendukung  DPR RI  (Balegnas), secepatnya merivisi  undang-undang ASN sebagai payung hukum penuntasan honorer K-2 menjadi PNS yang akan dilaksanakan 25 September ini", sebutnya.  (A-26/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU