Home  / 
Sapi "Kol? Karo Juara Kontes Kategori Calon Pejantan Unggul
Jumat, 21 September 2018 | 17:08:40
Tanah Karo (SIB) -Sapi hasil Inseminasi Buatan (IB) keturunan jenis Simental, umur 13 bulan dengan bobot 450 Kg, milik Jeremia Tarigan (30) penduduk Desa Dolat Rakyat Kecamatan Dolat Rakyat Kabupaten Karo berhasil meraih sertifikat dan membawa pulang seekor sapi jantan lokal setelah memenangi juara pertama dalam ajang kontes sapi kategori calon pejantan unggul, mengalahkan sapi-sapi peserta dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.

"Kontes sapi yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Utara, dalam rangkaian menyambut Hari Pangan Sedunia, Bulan Bhakti Peternakan dan Krida Pertanian yang dipusatkan di Tapian Daya (Pekan Raya Sumatera) di Medan, Rabu (5/9) lalu, menjadi ajang pembuktian Tanah Karo Simalem layak dan mampu menghasilkan ternak berkualitas," kata Bupati Terkelin Brahmana SH saat melakukan peninjauan lapangan ke Desa Dolat Rakyat, Kamis (20/9) untuk melihat langsung sapi "Kol" Karo yang memenangi kontes tersebut.

Selain itu, katanya, menjadi prestasi yang membanggakan, hasil ini menjadi pengalaman yang cukup baik untuk dipertahankan, bahkan harus ditingkatkan serta dikembangkan dan ditularkan kepada masyarakat ataupun peternak yang ada di desa-desa lainnya. Sehingga peluang Kabupaten Karo untuk menjadi daerah sentra ternak yang berkuantitas maupun berkualitas makin terbuka lebar.

Ia mengharapkan kepada masyarakat agar lebih mengenal dan paham yang namanya teknologi Inseminasi Buatan (IB), agar lebih termotivasi untuk beternak sapi, karena hamparan lahan pertanian cukup menjanjikan ketersediaan pakan ternak. Terbukti, sapi yang memenangi kontes selama ini hanya mengkonsumsi hijauan dan limbah pertanian, lahir pada bulan Juli 2017, hasil dari program Sapi Indukan Wajib Bunting (SIWAB) Inseminasi Buatan dengan julukan sapi "Kol" Karo.

Kadis Pertanian Kabupaten Karo Sarjana Purba STP MM didampingi Kepala Bidan Peternakan Drh, Herniwaty Lidia br Perangin-angin MIL mengatakan, Dinas Pertanian Karo sangat intens mendukung program pemerintah dalam ketersediaan "Sapi Bakalan" dengan memperkenalkan beternak sapi sistem insemintasi buatan, karena kesulitan benihnya berasal dari pejantan yang jelas-jelas asal usulnya dan benar-benar teruji dari pada proses perkawinan alami.

"Saat ini kita selalu on time dengan ketersediaan Semen (sperma beku, red) dan 7 orang tenaga inseminator yang selalu siap untuk melayani peternak yang tersebar di Kabupaten Karo. Selain itu, kita juga mendorong masyarakat  untuk beternak kerbau, kambing, babi, unggas serta ternak lainnya," ujar Sarjana Purba.

Lebih lanjut dikatakan, beternak sapi dengan program SIWAB-IB merupakan salah satu pola peternakan yang cukup menjanjikan, hanya dengan memberikan pakan hijauan dan limbah pertanian, pada fase penggemukan ternyata mampu meningkatkan pertumbuhan dan kenaikan bobot ternak sapi mencapai 0,5 Kg hingga 1 Kg per hari. (BR2/f)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Akademisi dan Politisi Apresisasi Niat Presiden Jokowi Kucurkan Dana Kelurahan
Rutan Labuhandeli Dituding Cemari Lingkungan
Gubsu Edy Rahmayadi Berharap Perbankan Tingkatkan Kredit Pertanian
Menyambut Wisatawan di Danau Toba
Seribuan Jamaah dari Tabagsel Doakan Kapoldasu
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU