Home  / 
Jalan Antar Desa di Karo Rusak dan Longsor
Rabu, 19 September 2018 | 20:44:33
SIB/Mitcha Sebayang
LONGSOR: Jalan antar Desa Lau Kapor menuju Desa Kem-kem Kecamatan Tiga Binanga Karo rusak parah. Selain itu, badan jalan longsor ditemukan di perlandangan Cimok Desa Kem-kem. Foto dipetik, Selasa (18/9).
Tanah Karo (SIB) -Warga Desa Lau Kapor dan Desa Kem-Kem, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo mengeluhkan jalan menuju desa mereka sepanjang 6,5 Km yang kondisinya rusak parah. Selain jalan rusak, pada lintasan Desa Lau Kapor menuju Desa Kem-kem, tepatnya di perladangan Cimok badan jalan longsor.

Hal tersebut disampaikan warga, Kilo Ginting didampingi Kades Kem-kem Sinar Kaban dan Kades Lau Kapor Kapsul Tarigan Kepada SIB, Selasa (18/6) di Tiga Binanga.

Menurutnya, jalan yang rusak terdapat di sejumlah titik. Aspal mengelupas dan berlubang. Batu-batu di atas badan jalan menonjol ke permukaan, sehingga menyulitkan warga saat melintas, terutama kendaraan roda dua. "Kalau cuaca panas kondisi jalan berdebu. Kalau hujan, jalan berlumpur dan banyak genangan air," ujarnya.

Dikatakannya, kerusakan jalan ini sangat mengkhawatirkan dan membahayakan para pengguna jalan. "Kami harapkan pemerintah dapat segera memperbaiki jalan desa kami ini, agar jalur yang menghubungkan antar desa dan kecamatan itu bisa lancar," harapnya.

Sementara Kades Kem-kem Sinar Kaban didampingi Kades Lau Kapor Kapsul Tarigan mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah puluhan tahun. Setiap kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) menjadi prioritas kedua desa ini, namun belum terealisasi.

Anggota DPRD Karo Iriani Tarigan dihubungi SIB melalui telepon selulernya terkait jalan tersebut mengatakan, jika memungkinkan untuk memperbaiki jalan itu, akan kita usulkan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018, karena saat ini masih dalam pembahasan.

Pantauan SIB, Selasa (18/9), parahnya kondisi jalan desa tersebut sangat mengganggu kelancaran transportasi. Kondisi jalan yang rusak parah itu sudah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir. Selain itu, di perladangan Cimok ditemukan badan jalan longsor. Padahal, jalan di desa ini merupakan akses penghubung antar desa di kecamatan tersebut untuk memasarkan produksi hasil pertanian. (B03/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU