Home  / 
Terkait Rumah Dinas Guru Mirip Kandang Sapi di Labura
Kadis : Kita Upayakan Pembangunan di P APBD 2018
Jumat, 10 Agustus 2018 | 17:49:27
Aekkanopan (SIB) -Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Labuhanbatu Utara Suryaman Munthe, mengaku sudah mendengar dan mendapat masukan dari salah satu anggota DPRD Kabupaten Labura, terkait rumah dinas guru Darsiono yang sangat memprihatinkan tersebut berada di kompleks SD Negeri 115458 Desa Pangkal Lunang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara.

"Hal ini belum kita rehab karena, selama ini kita fokus perhatian pada pembangunan ruang kelas baru dan perpustakaan. Untuk itu kita upayakan, bila ada anggaran tertampung di P-APBD 2018 akan kita prioritaskan pembangunan rumah dinas guru itu. Namun, jika tidak ada tertampung di P-APBD kita upayakan pembangunan tuntas pada tahun anggaran 2019", katanya, Rabu (8/8) kepada wartawan.

Menanggapi hal itu, Sekjend Sapma PP Labura ( Satuan Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila Labuhanbatu Utara) Dian Pramana Hasibuan mengatakan, sangat prihatin dan mengecam Dinas Pendidikan Labura yang sangat tidak peduli dan terkesan menutup mata. Melihat rumah dinas guru yang tak layak pakai, masih digunakan Darsiono selaku pengajar di SD Negeri 115458 Desa Pangkal Lunang, Kecamatan Kualuh leidong, Kabupaten Labura selama 37 tahun ditempati. Padahal, begitu besar anggaran dinas pendidikan setiap tahunnya namun tidak pernah melihat kondisi di lapangan, sehingga berbanding terbalik dari kenyataan. "Asumsi saya Dinas Pendidikan diduga korupsi dalam hal perencanaan dan pelaksanaan sehingga menutup mata. Ironisnya, dari tahun 1981 hingga kini rumah dinas guru tersebut tidak pernah sekalipun mendapatkan rehab atau perbaikan", katanya. 

" Dalam waktu dekat, berita viral ini tidak ditanggapin oleh Kadis Pendidikan Labura, maka kami seluruh pengurus Sapma PP Labura akan melakukan rapat konsolidasi membahas tidak pedulinya Dinas Pendidikan Labura serta melayangkan surat somasi kepada Kadis", ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Menjelang 73 tahun Indonesia merdeka, masih ada rumah dinas guru yang hingga saat ini kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Padahal, bangunan tersebut merupakan sarana penunjang aktivitas bagi para guru, terutama yang sudah mengabdi puluhan tahun. Salah satunya rumah dinas guru yang sangat memprihatinkan tersebut berada di kompleks SD Negeri 115458 Desa Pangkal Lunang, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, sampai sekarang belum pernah mengalami perehaban. Demikian pantauan SIB, Senin (6/8).

Saat ini yang menempati rumah dinas tersebut seorang guru Dasiono beserta istrinya, yang tidak memiliki tempat tinggal lain. Kondisi rumah yang bocor, ketika hujan dan bangunan yang sudah miring membuat Dasiono cukup kerepotan. Dengan upanya seadanya, ia berusaha memperbaiki agar rumah dinas tersebut tetap bisa ditempati. 

" Sudah banyak yang datang kemari untuk meliput untuk pemberitaan oleh oknum jurnalis, namun tidak ada membawa perubahan. Dengan perasaan sedih dan kecewa saya berusaha terus menghindar serta berkurung dalam rumahnya. Bahkan memohon agar wartawan tidak meliput kondisi dalam rumahnya", ujar Dasiono. (F12/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Sektor Swasta Diajak Dukung Pembangunan Berkelanjutan
Pembangunan Infrastruktur di Danau Toba Terbaik dan Paling Cepat
Peredaran Hoax Makin Memprihatinkan
Bagikan Buku, Kapoldasu: Generasi Penerus Bangsa Harus Cerdas
4 Tersangka Kasus Khashoggi Diduga Orang Dekat Putra Mahkota Saudi
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU