Home  / 
Cekcok Diduga Gara-gara Uang Beli Proyek
Asril Saragih Tewas Ditabrak Istri Ketiga di Rantauprapat
Senin, 23 Juli 2018 | 19:31:41
SIB/Efran Simanjuntak
MENANGIS : Rusnah alias Jessica (40), terduga pelaku yang menabrak suaminya, Asril Gunawan Saragih hingga akhirnya tewas, menangisi perbuatannya sambil memeluk pekerja tokonya, Minggu (22/7) sore, di ruang Unit Laka Satlantas Polres Labuhanbatu.
Rantauprapat (SIB) -Seorang pemborong di Kabupaten Labuhanbatu, Asril Gunawan Saragih (46), warga Jalan Diponegoro Rantauprapat, tewas ditabrak istri ketiganya, Rusnah alias Jessica (40), Minggu (22/7) siang, di Jalinsum WR Supratman Rantauprapat. Pemilik Toko Ratu Sari Ayu Cosmetik Jalan Diponegoro No.62 itu pun langsung ditangkap polisi atas kecelakaan yang merenggut nyawa suami keduanya itu.

Informasi yang dihimpun SIB dari berbagai sumber, menyebut kejadian yang merenggut nyawa Asril itu setelah suami istri tersebut cekcok masalah uang ratusan juta rupiah yang disebut-sebut untuk membeli proyek dari orang dekat Bupati Labuhanbatu Pangonal Harahap, yang telah ditangkap KPK terkait dugaan suap proyek tahun 2018. Istri korban diduga meminta pertanggungjawaban uang dimaksud setelah Bupati Pangonal dan orang dekatnya, Effendy Syahputra alias Asiong Cobra ditangkap KPK, Selasa (17/7) malam. 

"Mungkin karena nggak ada solusi, sedangkan istri korban menuntut uang harus kembali atau ada orang yang bertanggungjawab mengenai uang untuk proyek, makanya mereka jadi cekcok. Tapi nggak tahulah, cuman isu-isunya seperti itu," asumsi sumber yang tidak ingin disebut namanya.

Setelah suami istri itu ribut, Asril pergi mengendarai sepedamotor ke arah Kompi Senapan C Yonif 126/KC Jalan WR Supratman. Melihat suaminya pergi, Jessica langsung mengejar dengan mengemudi mobil sedan Toyota Yaris hitam. Korban terus dipepet terduga pelaku, bahkan dengan menyenggol-nyenggol korban. 

Tepat di depan eks pujasera, sekira 400 meter sebelum markas Kompi, terduga pelaku disebut menabrak korban dari belakang, sehingga korban terlempar dan sepedamotornya hampir masuk parit jalan lintas Sumatera tersebut.

Tabrakan itu langsung mengundang warga setempat dan warga yang sedang melintas di Jalinsum tersebut. Hanya hitungan detik warga mengerumuni lokasi kejadian, dan sebagian membawa korban ke RSU Elpi Al-Azis, yang hanya 300 meter dari tempat kejadian perkara. 

Menurut pihak rumah sakit, korban mengalami luka-luka dan pendarahan yang cukup hebat, hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

"Sampai di rumah sakit, korban sudah kritis," sebut petugas RS tersebut.

Keluarga korban yang mendapat kabar itu langsung berdatangan ke rumah sakit. Tak ketinggalan istri pertama dan istri kedua korban.

Mertua korban dari istri kedua, Yuri, menyebut mereka tinggal di Silangkitang bersama istri dan sepasang anak korban. Saat kejadian tabrakan, kata mertua korban, mereka bersama keluarga sedang menghadiri hajatan keluarga di Sigambal, sehingga bisa cepat datang melihat korban di rumah sakit. 

"Anakku ikut membawa jenazah menantu itu tadi ke Siantar. Istri ketiganya itupun tadi mau ikut, tapi langsung dibawa polisi," sebut mertua perempuan korban. 

Sejumlah warga di RS itu juga menyebut istri ketiga korban, yang diduga menabrak korban, ngotot ikut naik Ambulans membawa korban ke kampung halaman korban. 

"Isteri pertamanya juga ikut membawa jenazah korban ke Siantar," sebut warga di halaman RS tersebut.

Istri ketiga korban langsung diamankan polisi Satlantas dari halaman RS Elpi Al-Azis. Terduga pelaku itu pun langsung dimintai keterangan di ruang periksa Unit Laka Satlantas Polres Labuhanbatu. 

Pantauan SIB, Jessica diperiksa Juper di Unit Laka. Jessica lemas dan pusing, apalagi karena belum makan siang. Pekerja toko Jessica kemudian membelikan nasi soto untuk majikannya itu.

Saat keluar dari ruang periksa, Jessica menangisi perbuatannya sambil memeluk pekerja tokonya yang menghampirinya. Ia meraung meminta maaf kepada almarhum suaminya. 

"Aku minta maaf, bang. Aku minta maaf, bang. Aku minta maaf ya, bang," sebut Jessica sambil menangis kuat.

Ia mengaku tidak menyangka bakal maut menjemput suami keduanya itu akibat aksinya, menabrak sepedamotor korban dari belakang.

Belum diperoleh keterangan resmi dari pihak Satlantas. Kanit Laka, Iptu Sahrial Sirait juga belum bersedia dikonfirmasi hingga pukul 19:10 WIB.

"Masih dalam Lidik dan Sidik," kata Sahrial melalui WhatsApp. 

Terkait masalah sebenarnya yang mendera Jessica dengan suaminya, apakah benar menyangkut uang pembelian proyek atau karena masalah lain, belum diperoleh SIB dari Jessica. Jessica belum dapat dimintai keterangan oleh wartawan karena masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik di Unit Laka. (BR6/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
KPK Ajak Pemerintah dan Perusahaan Komitmen Cegah Korupsi Korporasi
Pemprovsu Serius Jajaki Kerjasama dengan Jepang
DPRDSU, Pemkab, Polres Karo dan Mahasiswa Bahas Perambahan Hutan Karo
Dapatkan DNA Khashoggi, Turki Janji Ungkap Secara Rinci Penyebab Kematian
Ribuan Warga Taiwan Berunjuk Rasa Tuntut Referendum Merdeka dari China
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU