Home  / 
Merasa Nama Baik Tercemar, Pengurus Punguan Marga Panjaitan Laporkan Seorang Wartawan ke Polres P Siantar
Kamis, 19 Juli 2018 | 20:38:28
SIB/Andomaraja P Sitio
Ketua Harian Punguan Marga Panjaitan Drs Hasoloan Panjaitan bersama perwakilan marga Panjaitan menunjukkan laporan pengaduan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pematangsiantar, Rabu (18/7).
Pematangsiantar (SIB) -Merasa nama baik satu punguan marga tercemar lewat pemberitaan di satu terbitan media cetak lokal, sejumlah warga mengatasnamakan punguan marga Panjaitan Kota Pematangsiantar mendatangi ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Pematangsiantar, Rabu (18/7).

Informasi dihimpun, kedatangan mereka (punguan marga Panjaitan), untuk melaporkan salah seorang wartawan di Kota Pematangsiantar terkait judul pemberitaan dugaan asusila yang diterbitkan beberapa hari lalu.

Ketua Harian Punguan Panjaitan Kota Pematangsiantar Drs Hasoloan Panjaitan di ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), Rabu (18/7) menceritakan kegelisahan mereka atas judul pemberitaan di satu media cetak lokal tersebut.

Ditegaskan Hasoloan, dengan adanya judul berita yang membawa marga 'Panjaitan' dengan embel-embel kasus dugaan asusila, seluruh Panjaitan yang ada di dunia terkhusus di Kota Pematangsiantar merasa dihina. 

Selain itu, mereka merasa difitnah karena secara perkumpulan marga Panjaitan tidak ada melakukan tindakan asusila seperti judul pemberitaan yang dimaksud di satu media lokal tersebut. "Bila itu memang Panjaitan, seharunya ditulis oknumnya bukan marga Panjaitannya. Kami yang bermarga Panjaitan jelas merasa difitnah, dizolimi dan dihina," pungkas Hasoloan.

Diterangkan Hasoloan, sebelumnya pihaknya telah melayangkan surat bantahan dan hak jawab kepada salah satu media cetak lokal tersebut. Namun pihak redaksi yang dimaksud tidak memuat sebagaimana yang seharusnya sesuai kode etik jurnalistik. "Mereka tidak ada itikad baik, tidak ada permintaan maaf dan klarifikasi. Surat yang kami layangkan itulah yang dimuat seharusnya di terbitan koran mereka tapi buktinya tak ada," terangnya.

Ditambahkannya, Punguan Panjaitan sepakat melayangkan surat ke Dewan Pers. Tak hanya itu, bahkan mereka akan membuat laporan ke Polda Sumatera Utara dan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo RI). "Kita lihat perkembangan di Polres Pematangsiantar. Selanjutnya kami akan diskusikan ke Punguan Panjaitan yang ada di pusat," tambah Hasoloan.

Sementara itu, KBO Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Ipda Sutari membenarkan laporan pengaduan tersebut. Sutari mengatakan, pihaknya telah memeriksa saksi dan pelapor. "Sudah kita terima laporannya. Pelapor dan saksi-saksi sudah kita mintai keterangan awal," katanya. (D11/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU