Home  / 
Sosialisasi Ranperda Tentang Penyelenggaran Ketertiban Umum
Pemkab Langkat Apresiasi Ranperda Inisitif DPRD Urgen dan Relevan
Senin, 16 Juli 2018 | 17:39:23
SIB/Sukardi Bakara
Sosialisasi : Asisten Administrasi Pemerintahan Setda Pemkab Langkat Drs Abdul Karim MAP saat menanggapi naskah akademik maupun Draf Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum di Aula Gedung Pegnasos Stabat, Jumat (13/7).
Langkat (SIB)- Asisten  Administrasi  Pemerintahan Setda Pemkab Langkat  Drs Abdul Karim MAP  menyampaikan apresiasi terhadap DPRD Langkat yang mengajukan Ranperda inisiatif tentang  Penyelenggaraan Ketertiban Umum, karena dinilai urgen  dan sangat relevan  di masyarakat.  

"Sembilan puluh sembilan persen  Ranperda ini sangat  relevan, hanya saja sejumlah draf untuk lebih sempurna termasuk penyebutan kata, seperti peserta didik atau pelajar perlu satu persepsi," sebut Abdul Karim sebagai narasumber pembanding menanggapi naskah akademik/draf  Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum  di Aula Gedung Pegnasos Stabat,  Jumat    (13/7).

Abdul Karim mengakui cakupan Ranperda tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum sangat luas dan tentu perlu kehati-hatian, termasuk sanksi  pelanggarnya. Karena pelanggar ketertiban umum tergolong dalam perbuatan Tindak Pidana Ringan (Tipiring). Sependapat ancaman maksimal dalam Ranperda,  enam bulan kurungan denda Rp 50 juta, sebutnya. 

Masukan serupa dari narasumber pembanding lain,  Iptu Marganti Panggabean dari Polres Langkat, yang lebih menekankan bahasa atau kalimat yang tercantum  dalam isi Ranperda, agar sesuai dengan hukum normatif  dan  tidak bias. Sebaliknya  Penyidik  Ranperda itu berasal dari PPNS termasuk Satpol PP dan bukan dari polisi. 

Menanggapi masukan sejumlah narasumber pembanding,  termasuk mewakili Kakan Satpol PP Indra Budi dan Kesbangpolinmas Wahyudi. Tim Penyaji maupun Tim Penyusun Ranperda diwakili M Sahrul, menyampaikan terimakasih  terhadap sejumlah narasumber  yang banyak memberi masukan baru dan berharga  serta cukup bernas.     

Sahrul mengakui  Tim Penyusun maupun penyaji  Ranperda akan menerima saran dan  masukan dari narasumber maupun masyarakat. Sosialisasi dibuat untuk menyerap sejumlah aspirasi menjadi bahan pertimbangan, menyempurnakan isi Ranperda sebelum dijadikan Perda.

Acara sosialisasi dipandu moderator Drs Basrah Pardomuan Siregar yang juga Sekretaris DPRD Langkat,   didampingi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BPPD) DPRD Langkat, Makhruf Ritonga SE.  Serta hadir sejumlah undangan  Camat,  Kades atau Lurah,  Babinkamtibmas/Babinsa, wartawan dan tokoh lainnya.

Sejumlah penanya datang  dari kalangan Kades,  Camat maupun Babinsa  yang umumnya memberi masukan terkait Ranperda, Tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum  yang diharapkan dapat mengurangi sejumlah keresahan dan menciptakan suasana ketentraman  di lingkungan masyarakat. 

Di antaranya mengenai  izin kiboard  pesta kawin maupun hajatan lainnya surat rekomendasi Kades untuk meminta izin hiburan kepada Polsek setempat, agar jelas memberi batas waktu tutup kiboard  pada Pukul 24.00 WIB. Karena hampir setiap hiburan resepsi kiboard  selalu diberengi perjudian dan minuman keras, sebut Kades Subagio dari Kecamatan Hinai.   

Selain itu, sebut anggota Babinsa Kwala Bingai Stabat Suwandi mengaku, lokasi Alun Alun T Amir Hamzah persis di Monumen  Amir Hamzah  Stabat,  setiap  malam sering dijadikan lokasi mangkal kalangan remaja berpasangan, belum lagi rebutan lapak berjualan  sampai rebutan lokasi rezeki oleh para pengelola   odong odong, bebernya memberi  masukan. (A-26/f)



Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Melamar Wanita yang Sama, 2 Pria Berkelahi di Tempat Umum
Suami Palsukan Kematian, Istri dan Anak Bunuh Diri
Demi Sembuhkan Anak, Orangtua Beli Pulau Rp 2,2 Miliar
Lumpuh Setelah Jatuh dari Ranjang Saat Bercinta
Demi Balas Budi, Seorang Pria Bangun Vila Rp7 Miliar Buat Anjingnya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU