Home  / 
Oknum ASN Dinas PU Tobasa Gugat Cerai Istri Diam-diam Dilaporkan ke Inspektorat
Senin, 16 Juli 2018 | 17:30:12
Medan (SIB)- Oknum Aparatur Sipil Negara Pekerjaan Umum Toba Samosir  yang menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Peralatan berinisial MS, warga Lumbandatu Porsea, yang secara diam-diam menggugat cerai istrinya, Asni Irawaty br Damanik, ke Pengadilan Negeri (PN) Balige , pada Juli 2017 lalu,  dilaporkan Asni ke Inspektorat Tobasa, Jumat (13/7), melalui Kantor Pos.

Ibu rumah tangga (IRT) yang dikonfirmasi lewat telepon selulernya, Minggu (15/7) siang, membenarkan jika ia sudah melaporkan MS ke Kantor Inspektorat. Dijelaskan wanita yang kini berdomisili di Kecamatan Simanindo, Samosir itu, laporannya tersebut terdiri dari surat pernyataan yang menyatakan keberatan karena digugat cerai sebagai istri secara diam-diam tanpa pemberitahuan kepada dirinya.

Kemudian tidak menafkahi/membiayai istri dan putri yang ketiga, Ruth Pascah br Simangunsong (4) sejak 2015-2018. Dan diduga MS melakukan perselingkuhan. Laporan yang ditandatangani dengan materai tersebut juga melampirkan foto copy surat gugatan dari PN Balige, foto copy Akta Nikah, foto copy Kartu Keluarga dan foto copy KTP. Dan tembusan ke Bupati Tobada, Sekda dan Kadis PU Tobasa, serta dikirim ke Kantor Inspektorat Tobasa melalui Kantor Pos di Samosir.

"Saya juga akan melapor ke Polres Tobasa tentang penelantaran keluarga baik pisik maupun psikis yang termasuk dalam Undang-Undang KDRT. Saya yakin ada permainan antara MS dan oknum Panitera Muda Perdata PN Balige, Aset Limbong. Saya berani mengatakan seperti itu karena dengan mudahnya memutuskan perceraian. MS dan saya beragama Katolik, namun dengan gampangnya MS membuat perceraian," ungkapnya.

Oknum Panitera Muda Perdata PN Balige, Aset Limbong yang dikonfirmasi apakah surat putusan gugatan perceraian itu sudah siap atau belum,  tak berkomentar.

Sebelumnya, oknum ASN PU Tobasa berinisial MS warga Lumbandatu Porsea, secara diam-diam menggugat cerai istrinya, Asni Irawati br Damanik, ke PN Balige pada Juli 2017. Asni mengetahui jika ia telah digugat cerai serta tahu adanya putusan dari PN Balige pada Juni 2018. (A16/c)


Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Pengerjaan Paving Blok di Desa Birubiru Disorot Anggota DPRD Deliserdang
IDI Medan : Waspadai Penyakit Akibat Banjir
Mayat Terapung di Perairan Batubara Diduga Terkait Kasus Pembunuhan di Tanjungmorawa
Jalan Menuju Objek Wisata Pantai Bogakbesar Mirip Kubangan Gajah
Jalan Rusak di Marelan Dikeluhkan Warga
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU