Home  / 
Median Jalan Kabanjahe- Simpang Desa Sumbul Ditumbuhi Rumput Liar
Rabu, 13 Juni 2018 | 20:36:22
SIB/Theopilus Sinulaki
RUMPUT LIAR: Taman median jalan nasional jurusan Kabanjahe-desa terlihat ditumbuhi rumput liar sehingga terkesan tidak terpelihara, bahkan lampu penerangan jalan umum tidak ada.
Tanah Karo (SIB) -Pelebaran jalan nasional Kabanjahe-Simpang Desa Sumbul yang baru beberapa bulan selesai dikerjakan terlihat tidak terurus. Pasalnya rumput liar di median jalan tumbuh subur sehingga terlihat seperti semak belukar. Selain itu hingga saat ini lampu jalan atau Penerangan Jalan Umum (PJU) belum ada.

"Taman median jalan terkesan dibiarkan tak terurus, sehingga rumput liar sangat mengganggu pandangan mata. Pada malam hari, suasana sepanjang jalan itu terlihat gelap sehingga rawan akan ancaman tindak kriminal dan lakalantas," ujar Malem Ukur Ginting tokoh adat budaya Karo, Senin (11/6) ketika diminta tanggapannya usai mengikuti rapat akhir persiapan pelantikan pengurus Lembaga Adat dan Budaya Karo (Lakonta) di aula Kantor Camat Kabanjahe.

Menyikapi kondisi itu, Malem Ukur berharap agar dinas terkait dapat bertindak cepat dan inovatif, karena jalan Letjen Jamin Ginting Kabanjahe-Berastagi merupakan jalur lintas Sumatera Utara-Aceh (NAD).

Sementara anggota DPRD Karo, Firman Firdaus Sitepu SH berpendapat bahwa fungsi Penerangan Jalan Umum (PJU) cukup penting untuk penerangan jalan di malam hari. Dengan adanya PJU tersebut perjalanan akan lebih nyaman bagi pengendara kendaraan bermotor, terlebih-lebih bagi pejalan kaki.

"Pemasangan lampu jalan dan pemeliharaan taman median jalan perlu segera dilakukan, selain untuk memberi kenyamanan pengguna jalan bahkan untuk mempercantik ruas jalan," ungkap Firman Firdaus.

Kepala Bappeda Kabupaten Karo, Ir Nasib Sianturi yang dikonfirmasi wartawan mengaku kalau perawatan taman median jalan maupun pemasangan Penerangan Jalan Umum yang sudah selesai diperlebar akhir Desember 2017 lalu, adalah tanggungjawab Dinas Pertamanan dan Lingkungan Hidup Pemkab Karo. Untuk itu, pemasangan penerangan jalan dan perawatan median jalan akan dianggarkan di P-APBD Karo Tahun 2018.  

Menyinggung lanjutan pengerjaan proyek pelebaran jalan nasional tahap II, Desa Sumbul Kecamatan Kabanjahe-Simpang Ujung Aji, Berastagi. Nasib Sianturi menjelaskan, bahwa usai perayaan Idul Fitri, alat berat seperti beko, milik Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah I Medan akan diturunkan ke Kabanjahe untuk membuka drainase jalan. "Pihak BBPJN meminta Pemkab Karo agar membuka parit jalan dan memindahkan atau membangun pagar warga yang terkena dampak pelebaran, kemudian pelebaran jalan akan dikerjakan oleh BBPJN Wilayah I Medan," ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karo telah melakukan pengukuran dan mematok batas pelebaran jalan lanjutan proyek pelebaran jalan nasional Kabanjahe -  Simpang Ujung Aji, Berastagi. Pengukuran dan patok batas adalah salah satu syarat utama administrasi pelebaran tahap II, setelah sebelumnya meminta persetujuan warga masyarakat yang lahannya terkena dampak pelebaran. (B01/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepergok Mencuri, Seorang Pria Dimassa Warga di Pematangsiantar
Simpan Sabu di Tempat Beras, IRT Dituntut 1 Tahun Suaminya 7 Tahun di PN Simalungun
Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Penggelapan di Tangerang
Jual Sabu Tanpa Hak Dituntut 10 Tahun di PN Simalungun
Memperkosa Gadis Tetangga, Suratman Divonis 6 Tahun Penjara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU