Home  / 
Gemasu Dukung Program Kapoldasu Ciptakan Iklim Kondusif di Sumut
Rabu, 13 Juni 2018 | 20:34:55
Padangsidimpuan (SIB) -Majelis Pertimbangan Pusat Gerakan Mahasiswa Sumatera Utara (Gemasu) mendukung program dan kinerja Kapoldasu Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam menciptakan iklim yang kondusif,  khususnya dalam pencegahan tindak pidana terorisme di Sumatera Utara (Sumut).

Dukungan itu dikatakan Ketua Gemasu Malik Assalih Harahap di Padangsidimpuan, Selasa (12/6). Malik menilai kinerja dan program Kapoldasu khususnya dalam  pencegahan tindak pidana terorisme telah membawa kondusifitas di Sumut, khususnya dalam menghadapi Idul Fitri 1439 H dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2018. 

"Saya mengajak elemen masyarakat Sumut khususnya kalangan mahasiswa untuk turut serta menangkal dan mencegah paham radikalisme serta memberantas tindak pidana terorisme khususnya di Sumut," ujar mantan aktivis mahasiswa itu.

Malik Assalih yang merupakan pemerhati kepolisian itu mengatakan, paham radikalisme dan tidak pidana terorisme adalah kejahatan luar biasa dan kejahatan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Saya mendukung Polri agar terorisme dan radikalisme diusut sampai ke akar-akarnya sehingga tidak mengancam keutuhan NKRI," ujarnya.

Menurut Malik, gerakan terorisme bagaikan gunung es yang sumber permasalahannya adalah idiologi. Terorisme harus dilenyapkan dan diberantas dari bumi Indonesia karena akan membahayakan negara. "Jangan sampai para generasi muda khususnya mahasiswa tersusupi paham radikalisme dan tindak pidana terorisme. Mahasiswa sebagai agen perubahan harus siap di garda terdepan melawan paham radikalisme dan gerakan terorisme bersama Polri dan TNI,"  ujar Malik.

Malik mengharapkan, menjelang Hari Raya Idul Fitri dan Pilkada serentak di Sumut, seluruh masyarakat mendukung Kapolda Sumut untuk sama-sama membantu Polri menjaga suasana kondusif dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan, menjauhi konflik sosial dan SARA, menghindari ujaran kebencian dan penyebaran berita bohong (hoax).

"Kekondusifan yang paling utama, kalah menang dalam pilkada adalah hal lumrah dalam berdemokrasi, yang penting jangan kita rusak budaya yang kondusif di Sumut gara-gara Pilkada. Semua kandidat harus siap kalah dan menang dan yang terpenting yang menang merangkul yang kalah dan yang kalah mendukung yang menang.  Siapa yang bertindak anarkis  tentu sudah mengancam ke kondusifan, karenanya kami mendukung Kapolda dan jajaran agar bertindak tegas," ujarnya. (G07/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kepergok Mencuri, Seorang Pria Dimassa Warga di Pematangsiantar
Simpan Sabu di Tempat Beras, IRT Dituntut 1 Tahun Suaminya 7 Tahun di PN Simalungun
Polrestabes Medan Ringkus Pelaku Penggelapan di Tangerang
Jual Sabu Tanpa Hak Dituntut 10 Tahun di PN Simalungun
Memperkosa Gadis Tetangga, Suratman Divonis 6 Tahun Penjara
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU