Home  / 
Jelang Ramadan, Polres Labuhanbatu Musnahkan Minuman Keras dan Ganja 83 Kg
Kamis, 17 Mei 2018 | 21:54:57
SIB/Efran Simanjuntak
BAKAR GANJA : Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang bersama tokoh agama dan Ormas Labuhanbatu memusnahkan ganja 83 kilogram, Rabu (16/5), di Mapolres Labuhanbatu. Polres ini juga memusnahkan minuman keras ratusan botol berbagai merk.
Rantauprapat (SIB) -Menjelang bulan suci Ramadan, Polres Labuhanbatu memusnahkan narkotika jenis ganja dan minuman keras ratusan botol berbagai merk yang disita dari sejumlah warung dan kafe 'remang-remang' di Kabupaten Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan dan Labuhanbatu Utara. Pemusnahan miras dan Narkoba itu dilakukan Kapolres bersama tokoh-tokoh agama dan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) dengan cara memecahkan botol berisi miras di dalam tong kosong, Rabu (16/5), di Mapolres Jalan MH Thamrin Rantauprapat.

"Pemusnahan barang bukti miras berbagai merk ini merupakan upaya Polres Labuhanbatu dan Polsek untuk menciptakan rasa aman kepada masyarakat Labuhanbatu dalam menyambut bulan suci Ramadan 1439 Hijriyah, demi mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Labuhanbatu Raya," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang kepada sejumlah wartawan.

Dia berharap pemusnahan miras dan ganja ini dapat meminimalisir peredaran narkoba dan miras menyelamatkan generasi muda, khususnya di daerah Labuhanbatu Raya (Labuhanbatu, Labusel dan Labura) wilayah hukum Polres Labuhanbatu.

 "Mari bersama-sama tegas dalam memerangi Narkoba dan miras yang bisa membunuh dan merusak generasi muda kita," ajak Frido.

Ratusan botol miras berbagai merk dan 83 kilogram ganja dimusnahkan secara serentak oleh Kapolres, jaksa Aron Siahaan dan Dicky Aditya mewakili Kajari Labuhanbatu, Surung Aritonang mewakili Kajari Labusel, Plh Danunit Intel Letda L Simanjuntak mewakili Dandim 0209/LB, Esty mewakili Bupati Labuhanbatu, Ridwan dari FPI Labuhanbatu dan tokoh agama memecahkan botol miras dan menyulut api ke ganja lapuk yang disiram bensin.

Kasat Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Sastrawan Taringan menyebut ganja yang dimusnahkan 70 Kg merupakan tangkapan dari Aekkanopan wilayah hukum Polsek Kualuh Hulu dan sisanya dari Rantauprapat, pada Maret lalu.

Kasat Resnarkoba mengakui ganja yang dimusnahkan telah busuk dan lapuk. "Ya, karena disimpan di ruangan ber-AC, jadinya lembab," kata Sastrawan.

Secara khusus, AKBP Frido meminta seluruh masyarakat Labuhanbatu untuk tetap dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam pemberantasan Narkoba dan miras di daerah itu.

Menyangkut barang bukti sepedamotor 31 unit yang juga dipaparkan siang itu, kata Frido, dari hasil pengungkapan kasus 3C, curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan) dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

"Ini ada 31 unit dari curat, curas dan curanmor. Selain ini, banyak di Polres ini barang bukti sepedamotor jadi besi tua. Bagi masyarakat yang ada kendaraannya jadi barang bukti di Polres ini dan memiliki surat-surat yang lengkap, silakan datang mengambilnya. Tidak dikutip biaya," sebut Frido. (BR6/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kedai Rakyat Ramaikan Destinasi Kuliner Medan
PTN Sudah Terpapar Paham Radikal
Tim WFQR Lanal Sibolga Amankan 2 Kapal Bom Ikan
Tren Teroris Bawa KTP: London, Paris, Hingga Surabaya
Konsumen Perumahan Griya Mencirim Indah Pertanyakan Uang Tambahan
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU