Home  / 
Tidak Terima Digusur, PKL di Jalan Diponegoro dan Sutomo Kisaran Nyaris Bentrok dengan Petugas
Kamis, 17 Mei 2018 | 21:53:57
SIB/Frangky
TEMUI PEDAGANG: Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang menemui pedagang dan memberikan izin berjualan di Jalan Diponegoro dan Jalan Sutomo Kisaran selama bulan ramadan, Rabu (16/5).
Kisaran (SIB)  -Puluhan pedagang mengatasnamakan Komunitas Pedagang Kaki Lima (Kompak 5), menghalau ratusan aparat gabungan yang akan menggusur dan menertibkan pedagang yang berjualan di Jalan Diponegoro dan Jalan Sutomo Kisaran, Rabu (16/5).

Dalam penggusuran itu, nyaris terjadi bentrok fisik antara pedagang dan Satpol PP Kabupaten Asahan. Pasalnya, Satpol PP bersama petugas kepolisian dan TNI dari Kodim 0208/Asahan datang membawa Damkar, bersikeras membongkar paksa lapak pedagang di Jalan Diponegoro dan Jalan Sutomo.

Ketua Kompak 5 Kabupaten Asahan, Arnes Arbain menginstruksikan pedagang untuk tenang dan jangan mau terpancing dengan aksi penggusuran tersebut. 
"Tenang dan jangan mau terpancing dengan aksi penggusuran ini. Kita pedagang lemah yang akan berjualan selama bulan ramadan ini hanya sebulan sekali untuk mencari nafkah. Jadi, kalau Pemkab Asahan tidak mengizinkan kita berjualan untuk mengais rezeki, maka kita siap tumpah darah demi sejengkal perut kita," tegas Arnes dalam orasinya menggunakan sound system di depan ratusan aparat gabungan itu.

Arnes juga mengatakan, mereka tidak akan takut menghadapi semua aparat yang akan melakukan penggusuran.

Setelah berorasi, Kepala Satpol PP Asahan Isa Harahap datang menghampiri dan berdialog dengan pedagang. Dia mengatakan, penggusuran tersebut perintah Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang. "Kami ke sini karena perintah Bupati yang melarang pedagang berjualan di jalan ini selama bulan ramadan. Kami selaku penindak Perda hanya menjalankan perintah," ujar Isa.

Mendengar jawaban itu, Arnes mengatakan, Satpol PP juga menertibkan Mall Irian Market, karena juga melanggar Perda.

Menanggapi itu, Isa meminta pedagang datang ke kantor Bupati Asahan bertemu langsung dengan Bupati. "Kalau mau lebih jelas lagi, silahkan datang ke kantor Bupati untuk bermohon dan menemui Bupati. Karena ini perintah dan instruksi Bupati," kata Isa.

Beberapa jam kemudian, Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang didampingi Wakil Bupati H Surya dan pejabat lainnya datang ke pasar memantau kondisi lokasi pedagang kaki lima.

"Saya izinkan pedagang berjualan selama bulan puasa di sepanjang pinggiran badan Jalan Diponegoro dan Jalan Sutomo ini. Saya harap semua pedagang tertib dan tertata lapak dagangannya. Saya tidak mau nanti pedagang membuat akses pengendara terganggu gara-gara pedagang," katanya. (E06/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Kopi Simalungun Tidak Kalah dengan Kopi Starbucks
LCA-International Mission Terinspirasi dengan HUT ke-73 Kemerdekaan RI
Oknum Polisi Bertugas di Simalungun yang Ditangkap Polres P Siantar Ditangani Polda Sumut
Peduli Pariwisata, PWI Siantar-Simalungun Berlayar di Danau Toba Parapat
Bupati dan Kajari Simalungun: NKRI Harga Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU