Home  / 
Masyarakat Nisel Aksi Nyalakan Lilin Minta Teroris “Dihancurkan”
Rabu, 16 Mei 2018 | 20:58:19
SIB/Hasan Hia
AKSI SERIBU LILIN: Ratusan masyarakat Nisel menggelar aksi seribu lilin di Lapangan Orurusa Kelurahan Pasar Telukdalam, meminta teroris “dihancurkan”, Senin (14/ 5).
Nisel (SIB) -Kejahatan terorisme terakhir ini mengorbankan sejumlah anggota Polri di Rutan Salemba cabang  Mako Brimob Depok, dan penyerangan sejumlah gereja di Surabaya, Jatim, hingga mengorbankan umat tak berdosa. Merespon hal itu,  masyarakat di Nias Selatan (Nisel) dikoordinir GMNI dan GMKI menggelar aksi seribu lilin, di Lapangan Orurusa Kelurahan Pasar Telukdalam, Senin (14/5), sekitar pukul 09.30 WIB.

Oktafianus Nakhe pada orasinya mengatakan, kejahatan teroris luar biasa. Tragedi dan kejahatan di luar batas kemanusiaan tersebut harus dihentikan dan diakhiri.

Dikatakan, seluruh masyarakat Indonesia harus berani melawan dan mencegah kejahatan terorisme. Masyarakat tidak boleh mundur dan kalah terhadap kejahatan yang tidak berperikemanusiaan ini, hancurkan dan jangan ada ruang teroris.

Pada kesempatan itu Bupati Nisel Hilarius Duha mengajak masyarakat Nisel menjauhi tindakan kejahatan dan senantiasa menjunjung situasi Kamtibmas. Aksi dihadiri Ketua DPRD Nisel Sidi Adil Harita, Kapolres Nisel AKBP Faisal Napitupulu dan tokoh masyarakat.

Dikutuk Keras
Kejahatan terorisme yang dilakukan sekumpulan kecil kaum pengecut secara keji, kejam di luar batas-batas kemanusiaan harus dikutuk keras. Hal itu disampaikan tokoh nasional Firman Jaya Daeli, baru-baru ini.

Dikatakan, ibadah keagamaan merupakan hak dan kebebasan penuh konstitusional masyarakat yang seharusnya mendapat perlindungan dari negara berdasarkan sila-sila Pancasila dan amanat UUD 1945. "Masyarakat harus bersama-sama menghentikan kejahatan terorisme karena tidak ada ruang bagi siapapun yang melakukan kejahatan terkutuk itu," ujar Daeli. (Dik-HH/c)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
#2019KitaTetapBersaudara, Pilihan Boleh Beda Persatuan Indonesia yang Paling Utama
Mahir Melukis, Narapidana Bebas dari Penjara
Kakek 83 Tahun Lawan Perampok Bersenjata
Pegawai Supermarket Dipecat Gara-gara Jual 15.000 Apel
Gara-gara Badai Florence, 3,4 Juta Ayam dan 5.500 Babi Mati
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU