Home  / 
Simanjuntak Parsuratan Gelar Pertemuan Raya di Balige
* Gagasi Pembangunan Tugu Raja Marsundung Simanjuntak
Senin, 16 April 2018 | 20:54:05
SIB/Dok
PERTEMUAN RAYA: Keturunan Raja Marsundung Simanjuntak, Simanjuntak Parsuratan, melakukan ziarah di Makam Raja Marsundung Simanjuntak di Desa Parsuratan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, pada pertemuan raya Simanjuntak Parsuratan, Sabtu (14/4).
Tobasa (SIB) -Pomparan Simanjuntak Parsuratan se-Indonesia, melakukan pertemuan raya di kampung halamannya di Desa Parsuratan, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara, Sabtu (14/4).

Sedikitnya seribu keturunan marga Simanjutak Parsuratan yang ada di seluruh Indonesia, bertemu melalui "pasada tahi pajongjong tugu" menyatukan persepsi dan tekad mendirikan Tugu nenek moyang mereka Raja  Marsundung Simanjuntak.

Pada pertemuan raya yang digagasi Jambres Simanjuntak ini, dibuat kebulatan tekad. Dari seluruh perwakilan  Simanjuntak Parsuratan  menyatakan satu hati dan satu tekad, untuk mendirikan "Dolok Najagar" (tugu red) Raja Marsundung Simanjuntak.

Guna menindaklajuti tekad  ini, dipilih sebagai Ketua Simanjuntak Parsuratan seluruh dunia, Sudiman Simanjuntak SH MH. Sebelum pertemuan raya ini,  diawali ziarah dan tabur bunga di Makam Raja Marsundung Simanjuntak.

Sebagaimana diungkapkan Jambres Simanjuntak selaku penggagas, niat mereka membangun "Dolok Najagar"  (Tugu red)  tersebut pada prinsipnya adalah untuk mempersatukan keturunan Raja Marsundung Simanjuntak, yakni Raja Parsuratan, Raja Mardaup, Raja Sitombuk dan Raja Hutabulu. Meski rencana pembangunan tugu itu diawali Pomparan Raja Parsuratan selaku anak pertama Raja Marsundung, namun mereka memohon (mangelek) kepada seluruh Pomparan Raja Marsundung bersatu dan turut serta mensukseskan rencana itu.

Dengan niat tidak ingin mengungkit masa lalu, namun diakuinya selama ini sesama marga Simanjuntak sepertinya terkesan  kurang akur. Hal itu berpengaruh terhadap adat istiadat, hubungan pekerjaan, dan hubungan sosial lainnya.

"Seperti dalam adat, sebahagian, sesama kami tidak bisa duduk bersama. Kemudian dalam pekerjaan juga demikian. Padahal dalam ajaran agama, Tuhan berpesan, kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Harusnya sesama Simanjuntak bisa saling mengasihi. Tapi sepertinya selama ini ada penghalang," ungkapnya.

Dengan adanya wadah tersebut, mereka berharap agar pembangunan tugu Raja Marsundung dapat tercapai, meski yang memulai adalah pomparan Raja Parsuratan. Dimana dalam wadah tersebut kelak akan membuka peluang kepada sesama mereka agar dapat berkomunikasi dengan baik, menjalin ikatan kasih persaudaraan.

"Hari ini kami sudah buat surat pernyataan kesepakatan membangun tugu Raja Marsundung. Surat ini akan kami sampaikan kepada saudara kami yang lain, dan kami tunggu jawabannya. Tentunya harapan kami adalah jawaban yang didasari kasih persaudaraan," ungkapnya.

Humbil Simanjuntak dalam acara jiarah menyampaikan sejarah singkat makam (Tambak) Raja Marsundung menyebutkan bahwa generasi sebelumnya mengalami sejumlah tantangan ketika mempertahankan hingga awal pembangunan makam leluhur mereka Raja Marsundung. Namun hingga saat ini masih tetap berjuang mempersatukan pomparan Raja Marsundung.

Jonpiter Simanjuntak yang juga selaku Ketua Raja Marsundung wilayah DKI mempertegas bahwa pembangunan tugu Raja Marsundung untuk memersatukan Simanjuntak. "Ini awal, masih ada tugas berat yaitu sosialisasi kepada saudara kita Raja Mardaup, Raja Sitombuk dan Raja Hutabulu agar kita bisa bersatu. Bukan menunjukkan kekuatan, tetapi kami menunjukkan kasih, rindu akan Tugu Op Marsundung," ungkapnya.

Sudiman Simanjuntak, Ketua Parsuratan Sedunia juga berharap rencana pembangunan tugu Raja Marsundung bisa terealisasi. Untuk itu dimohon kepada seluruh keluarga besar Simanjuntak Parsuratan turut serta bersosialisasi mengajak saudara mereka yang lain turun mensukseskan pembangunan Tugu Raja Marsundung, sehingga proses pembangunan Tugu segera dapat dijadwalkan. (H01/d)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
DPRDSU Tegaskan Hentikan Pembersihan Lahan PTPN II
Wapres JK: Kerajinan Tangan Harus Bersaing dengan Robot
Peringatan Hari Air Sedunia dan Hari Bumi di Sibolangit Ditandai Tanam Bibit Pohon
Jokowi Bertemu PA 212 Jalin Persatuan
Papua Geram MA Hapus Pajak Air Freeport Rp 3,9 Triliun
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU