Home  / 
Amankan Terduga Pelaku Sabu dari Kos-kosan, Ketua GAMKI Tebingtinggi Apresiasi Kinerja Satres Narkoba
Senin, 16 April 2018 | 20:25:38
Ogamota Hulu
Tebingtinggi (SIB)  -Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Tebingtinggi Ogamota Hulu mengapresiasi kinerja Satres Narkoba Polres Tebingtinggi yang mengamankan 8 terduga pelaku narkotika, lima di antaranya diambil dari kos-kosan, Kamis (12/4).

"Kita mengapresiasi kinerja Polres Tebingtinggi yang terus memberantas penyalahgunaan narkotika hingga masuk ke kos-kosan," katanya kepada SIB, Minggu (15/4).

Menurut dia, masuknya penegak hukum ke kos-kosan akan mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan narkotika. Hal ini bisa menjadi pintu masuk bagi penegak hukum dan pemerintah merazia rutin kos-kosan.

"Peredaran narkotika harus terus kita persempit sehingga para pengedar atau bandar narkotika  kesulitan menawarkan barang dagangannya. Memang kos-kosan bisa salah satu tempat pengedaran Narkoba, karena biasanya sesama penghuni kos tidak peduli urusan tetangga dan biasanya mereka sibuk dengan urusan masing-masing," katanya.

Politisi muda Hanura ini yang juga anggota DPRD Tebingtinggi ini menambahkan, masuknya narkotika ke kos-kosan harusnya bisa diantisipasi sejak awal pemilik kos. Begitu juga aparat kelurahan agar jangan tutup mata dengan kos-kosan yang ada di wilayahnya.

Ogamota menegaskan, pemberantasan narkotika tidak hanya tanggung jawab aparat hukum, namun juga pemerintah dan masyarakat. "Ketiga elemen ini harus bersinergi menghilangkan narkotika dari Tebingtinggi. Jika ini sudah jalan, pasti bandar narkotika akan berpikir mengedarkan barang haramnya di kota kita ini," katanya.

Ogamota mengatakan Tebingtinggi adalah kota perlintasan sehingga bandar atau pengedar Narkoba kemudian memesan kos-kosan untuk memperlancar aksinya. "Bisa saja tidak bandar itu langsung, tapi dengan memperdaya teman wanitanya. Untuk itu, kita harus hati-hati," katanya. (BR3/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Bupati Bengkalis Dicegah KPK ke Luar Negeri
Dimulai 23 September, Kampanye Pilpres Berakhir 13 April 2019
Jaksa Agung Sebut Pelanggaran HAM Berat Tak Bisa Diselesaikan Secara Hukum
Manchester United Percaya Diri Bisa Kalahkan Wolverhampton
Digugat OSO, KPU Siap Pertanggungjawabkan Keputusannya
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU