Home  / 
Pemutahiran Data Penanganan Fakir Miskin Disosialisasikan di Dairi
Jumat, 23 Februari 2018 | 22:45:07
Sidikalang (SIB) -Mekanisme Pemutakhiran Mandiri (MPM) data terpadu Program Penanganan Fakir Miskin (PPFM) disosialisasikan di Kabupaten Dairi sebagai wujud pendataan awal terkait keakuratan data fakir miskin di daerah, Kamis (22/2) di gedung Balai Budaya Sidikalang.

Sosialisasi turut diikuti unsur pendamping program keluarga harapan, kepala desa dan camat se-Kabupaten Dairi. Sosialisasi sebagai kerjasama tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) Kabupaten Dairi dengan tim nasional percepatan penanggulangan kemiskinan (TNP2K).

Wakil Bupati Dairi Irwansyah Pasi menyampaikan pemutakhiran data yang dilaksanakan di tingkat daerah, pendataan tingkat Kepala Desa dan perangkatnya, hal itu merupakan ujung tombak dalam pendataan. Kepala Desa dan perangkatnya sering menjadi sasaran masyarakat terkait data penerima beras sejahtera (Rastra)
Menurut Irwansyah, hal itu menjadi catatan kepada tim yang datang dari Sekretariat Nasional Penanggulangan Fakir Miskin, supaya dalam pendataan benar-benar tepat sasaran. Wakil Bupati itu, berpesan kepada peserta sosialisasi termasuk para kepala desa untuk benar-benar mengikuti sosialisasi dengan baik. "Silahkan bertanya dan diskusikan seputar pendataan penduduk miskin, supaya tidak selalu menjadi sasaran masyarakat," sebutnya.

Kepala Bappeda Dairi Jubel Sianturi melalui Kepala Bidang Pemerintahan Robot Simanullang menyebutkan, sosialisasi itu sebagai tindak lanjut dibentuknya Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Fakir Miskin, secara khusus Pasal 8 sampai dengan Pasal 10, yang mengamanatkan pendataan fakir miskin.

Sementara itu, perwakilan dari TNP2K Togi Tua Sianipar menyebutkan dalam materinya untuk pengentasan kemiskinan secara nasional dilakukan secara bersinergi. Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 32/HUK/2016 Tentang Penetapan Data Terpadu Program Penanganan Fakir Miskin, telah membentuk pokja pengelola data terpadu.

Mekanisme pemuktahiran mandiri data terpadu dilaksanakan dengan aktif dan mandiri yang dibagi dalam beberapa proses yakni pertama pendaftaran, identifikasi awal, verifikasi dan pemutakhiran data. (B05/B04/h)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim SAR Temukan 2 Titik Objek di Kedalaman 490 Meter Danau Toba
Kabar Terbaru: Posisi KM Sinar Bangun Berhasil Diidentifikasi
Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Terancam 12 Tahun Penjara
Golok Menancap di Dada, Dadan Tewas Diduga Dibunuh
Saat Silaturahmi, Pencuri di Rumah Kosong Dibekuk
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU