Home  / 
BPN Bersama Wali Kota Sibolga Serahkan 269 Sertifikat Prona Gratis
Selasa, 20 Februari 2018 | 22:00:39
SIB/Helman Tambunan
SERAHKAN SERTIFIKAT: Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk disaksikan Wagubsu Nurhajizah Marpaung dan Kepala BPN Hotma Saragi menyerahkan sertifikat tanah kepada warga di halaman Kantor LHKP Sibolga, Senin (19/2).
Sibolga (SIB) -Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk bersama Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sibolga, Hotman Saragi menyerahkan 269 sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada perwakilan warga pemohon se-Kota Sibolga.

Penyerahan sertifikat tersebut diwakili dua orang dari setiap kelurahan, yang terbit Sertifikat PTSL Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) tahap II tahun 2017 di halaman kantor Dinas LHKP Sibolga, Senin (19/2).

Penyerahan sertifikat turut dihadiri Wagubsu Hj Nurhajizah Marpaung, Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani, Wakil Wali Kota Sibolga Edipolo Sitanggang, Ketua DPRD Sibolga Tonny Lumbantobing, Forkopimda, SKPD, Camat serta Lurah dan Kepling.

Kepala BPN Sibolga, Hotman Saragi melaporkan sesuai instruksi Presiden Joko Widodo supaya seluruh tanah di Indonesia sudah terdaftar pada 2025, maka Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (BPN) menetapkan program PTSL Prona.

Dia memaparkan, pada 2017, BPN Sibolga telah melaksanakan pengukuran tanah sebanyak 2.245 bidang. Dari jumlah itu, tanah yang sudah bersertifikat sebanyak 1.374 bidang dan 732 bidang tidak dapat diterbitkan sertifikat karena subyek dan obyeknya tidak memenuhi syarat. Sementara tanah yang diterbitkan sertifikatnya 269 bidang.

Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk menyampaikan apresiasi dan memuji kinerja BPN Sibolga yang telah jemput bola dan cepat dalam pengurusan sertifikat tanah.
"Saya apresiasi BPN sekarang, agak cepat dan jemput bola dalam pengurusan dan penerbitan sertifikat tanah. Selama ini, jangankan tanah rakyat, tanah pemerintah pun sulit mengurus sertifikat," katanya.

Pemberian sertifikat, sambungnya, gratis dan akan bergilir di kecamatan lain. Secara berkala juga akan dilakukan pengurusan sertifikat tanah wakaf dan rumah ibadah. Dia pun memerintahkan Camat, Lurah dan Kepling mencari warga yang belum menyertifikatkan tanahnya. "Kalau sudah ada sertifikatnya sudah aman dan bisa dipakai untuk pinjam ke bank," ujar Syarfi.

Sementara itu, Sri Susanti Sitompul, mewakili warga penerima sertifikat mengucapkan terimakasih kepada Wali Kota dan pihak BPN atas penerbitan sertifikat tanah warga. "Kami sangat berterima kasih tidak dipersulit dan tidak dipungut biaya," katanya.

Wagubsu Nurhajizah Marpaung juga mengucapkan terima kasih kepada BPN yang telah menerbitkan sertifikat tanah warga dengan cepat. "Terima kasih kepada BPN menerbitkan sertifikat dengan cepat. Dokumen itu membantu keamanan dan kenyamanan warga," katanya. (G05/q)

Akses berita terbaru versi mobile di: m.HarianSIB.co
BERITA TERKAIT:
Tim SAR Temukan 2 Titik Objek di Kedalaman 490 Meter Danau Toba
Kabar Terbaru: Posisi KM Sinar Bangun Berhasil Diidentifikasi
Pemerkosa Turis Prancis di Labuan Bajo Terancam 12 Tahun Penjara
Golok Menancap di Dada, Dadan Tewas Diduga Dibunuh
Saat Silaturahmi, Pencuri di Rumah Kosong Dibekuk
KOMENTAR PEMBACA:


Tinggalkan Komentar

Nama*
Email*
Website
Komentar*

* Masukkan kode diatas!
BERITA TERBARU